Suara.com - Setidaknya 30 dari 40 penyanyi anggota paduan suara The River Troupe Gospel di timur laut Spanyol telah dinyatakan terinfeksi virus Corona.
Menyadur New York Post, Senin (28/9/2020), paduan suara yang merupakan kelompok relawan injil itu berlatih di ruangan dengan sirkulasi udara minim.
Mereka menggelar latihan tesebut pada 11 September, atau dua hari menjelang pertunjukan di ruang terbuka di sebuah festival lokal di Sallent, Barcelona.
Setelah salah satu anggota paduan suara dinyatakan positif usai tampil pada 13 September, lebih dari 40 anggota lainnya dan kontak dekat diisolasi, kata bagian paduan suara tersebut.
Sejak itu, setidaknya 30 penyanyi dinyatakan positif, kata pemerintah kota Sallent.
Kelompok itu memgklaim telah mematuhi sebagian besar langkah-langkah protokol kesehatan di tengah pandemi virus Corona, termasuk jaga jarak, cuci tangan dan pengecekan suhu.
Namun, tempat latihan yang minim sirkulasi udara, di mana kelompok tersebut memutuskan menggunakan pendingin ruangan alih-alih membuka jendela, diperkirakan jadi penyebabnya.
Para ahli telah mengakui bahwa dalam keadaan tertentu, seperti selama prosedur medis atau ketika orang berada di dalam ruangan yang dekat sambil bernyanyi atau berteriak, COVID-19 dapat menyebar di udara.
Praktik paduan suara di AS, misalnya, telah diidentifikasi sebagai acara superspreading di mana ratusan orang kemudian terjangkit virus tersebut.
Baca Juga: Pembuatan Vaksin Covid-19 Ternyata Mengancam Keberlangsungan Hidup Ikan Hiu
Seberapa sering virus corona dapat menyebar dari orang ke orang melalui udara dan tidak hanya dari orang yang berbicara atau batuk berdekatan, belum diketahui.
Para ahli kesehtan hingga kini masih menyelidiki secara cermat terkait penyebaran virus Corona lewat udara yang sampai saat ini masih jadi perdebatan.
Balai kota Sallent percaya tidak ada risiko infeksi selama pertunjukan 13 September setelah latihan karena berada di luar ruangan dengan tindakan pengamanan yang diperlukan.
Spanyol sedang berjuang melawan gelombang kedua dari virus korona baru yang menyebar lebih cepat di sana daripada di mana pun di Eropa.
Negara itu akan melampaui 700.000 kasus pada hari Kamis dan memiliki jumlah kematian yang dikonfirmasi sebesar 31.034 kematian.
Para ahli mengatakan semua angka mengecilkan dampak sebenarnya dari virus, karena pengujian terbatas dan kasus yang terlewat, di antara faktor-faktor lainnya.
Berita Terkait
-
Sempat Dampingi Menteri, Ini Riwayat Jalan Dirjen KKP Wafat karena Corona
-
Tanpa Gejala, Eks Cawagub DKI Sylviana Positif Covid, Dirawat di Pertamina
-
Dokter Tirta Ungkap Pria Bernama Tito Bongkar Manipulasi Data COVID-19
-
Sejak Maret, 15.441 Orang Telah Sembuh Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran
-
Kasus Corona di Bali Melonjak 150 per Hari, Terbanyak Denpasar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea