Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, pengurusan jenazah diusahakan harus sesuai dengan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan.
Oleh karenanya, jenazah yang meninggal di rumah sakit biasanya akan diurus oleh tenaga medis demi memastikan keamanannya.
Tapi belum lama ini, sebuah video tentang pengurusan jenazah yang diunggah di media sosial oleh pengelola akun Instagram @viralkak, Sabtu (26/09/2020) menyedot perhatian publik.
Pasalnya, dalam unggahan yang diambil dari tayangan berita tvOne itu, seorang suami menyeret sebuah rumah sakit ke jalur hukum.
Sebab, suami tersebut tidak terima istrinya dimandikan oleh empat petugas laki-laki dari pihak rumah sakit.
"Menurut pengakuan sang suami, bahwa beliau tidak diberitahukan jika jenazah istri akan dimandikan petugas laki-laki,” tulis keterangan unggahan @viralkak tersebut.
Sebagaimana diketahui dari video itu, rumah sakit yang dimaksud adalah RS Dr. Djasamen Saragih, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Fauzi Munthe, suami dari istri yang dimandikan empat petugas laki-laki itu sangat menyesalkan tindakan pihak rumah sakit yang tidak berkoordinasi dengannya.
"Tidak ada penjelasan, alasannya tidak ada petugas wanita,” papar Fauzi menerangkan.
Baca Juga: Tak Melulu Andalkan Pemerintah, Mahasiswa Diminta Bantu Korban Corona
Fauzi memaparkan, begitu petugas rumah sakit mengetahui keberadaannya, dirinya langsung diusir dari ruang pengurusan jenazah.
Pihak rumah sakit bahkan belum meminta maaf atas apa yang mereka lakukan.
Fauzi lantas dengan tegas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pemantang Siantar dengan menyerahkan sejumlah bukti.
Tidak hanya itu, Fauzi juga berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat terkait kejanggalan yang ia terima.
Hingga artikel ini diturunkan, banyak warganet yang memberi dukungan kepada Fauzi atas perjuangannya itu.
“Setau gue kalo memandikan jenazah itu harus sesuai jenis kelamin bapa aku dulu meninggal di mandiin nya sama sodara laki-lakinya. Kaka aku cowo di suruh ikut mandiin tapi dia engga tega liatnya,” tulis akun @adeade***.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Pernikahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Viral Isu Punya Istri Kelima
-
Mualem Menikah Berapa Kali? Ini Sosok Istri Gubernur Aceh
-
Sang Istri Dituding Selingkuh dengan Sahabat Sendiri, Alvaro Morata Angkat Kaki dari Rumah
-
Hampir Jadi Menantu Roy Marten, Kiky Saputri Pernah 'Match' dengan Gibran Marten di Aplikasi Kencan
-
2 Tahun Meninggal, Babe Cabita Masih Ditanya soal Rate Card, Istri: Bingung Kasih Harga yang Mana
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar
-
KPK Ungkap Uang Rp 2,6 Miliar dalam Karung Jadi Bukti Dugaan Pemerasan Bupati Pati Sudewo Dkk
-
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Akhir Januari 2026
-
Wali Kota Madiun Ditahan KPK karena Kasus Pemerasan hingga Gratifikasi Proyek Pemeliharaan Jalan