Suara.com - Sekelompok wanita yang dianggap telah melecehkan salat mendadak viral usai videonya tersebar luas di jagat media sosial.
Akun Instagram @nenk_update pada Rabu (30/9/2020) ikut membagikan video yang kini tengah menjadi sorotan publik ini. Untuk diketahui, video ini pertama kali diunggah oleh salah satu akun TikTok.
Dalam video pelecehan salat tersebut, tampak sekelompok wanita sedang berada di dalam ruangan yang sama. Ada tiga bagian dalam video yang seluruhnya mengundang kecaman.
Bagian pertama memperlihatkan seorang wanita tengah berdiri dan bergoyang. Namun, tangannya membawa kitab suci Alquran.
Sementara itu, bagian kedua merekam seorang wanita tengah menjalankan Ibadah Salat. Akan tetapi, orang di sekitarnya tertawa seakan tak menghargainya.
Pada bagian ketiga terlihat salah satu dari mereka tengah Salat. Namun, raut mukanya tampak tak serius dan terlihat akan tertawa. Publik menduga ia baru dibercandai oleh orang-orang di sana.
Video yang diunggah oleh @nenk_update tersebut sontak mengundang berbagai reaksi. Hingga artikel ini disusun, video tersebut telah ditayangkan puluhan ribu kali.
Lihat video tersebut disini.
Tidak hanya berhenti sampai situ saja, unggahan @nenk_update juga dibanjiri komentar warganet yang tampak mengecam ulah tak terpuji sekelompok wanita ini.
Baca Juga: Anak Driver Ojol Raih Beasiswa, Kisahnya Bikin Haru
Mereka mendesak agar pihak yang berwajib mengusut asal muasal video ini. Mereka menyayangkan kenapa ulah melecehkan agama ini lagi-lagi ada. Mereka disebut tak belajar dari pengalaman yang sudah ada.
"Tolong nih kalau mau diusut yang ngevideoin karena yang gue lihat dan kalau gue di posisi itu, gue juga gak bakal khusu salatnya. Apalagi itu berulang-ulang musiknya. Kita sepi aja Salat itu kadang suka gak fokus. Apalagi ini pakai musik," kata @dhey*******.
"Yang salah siapa? Yang videoin atau TikToknya apa efek kelap-kelipnya atau orangnya di dalam video itu? Kata gue sih yang salah yang joget bawa Alquran," balas @ayur*******.
"Hadeh ada lagi orang kaya gini. Nanti ketangkap minta maaf, bilang khilaf. Penyesalan emang ada di belakang Mbak, tapi ya dipikir dulu kalau mau bikin konten TikTok. Joget ya joget aja jangan dibercandaain sama ibadah. Gak ada kapok-kapoknya. Mending pada bikin tutorial cara pakai hijab yang benar aja deh," timpal @Shaki*******.
"Kok ya tidak belajar dari kasus TikTok yang melecehkan gerakan sholat yang kemarin. Hadeh," sahut warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba