Suara.com - Artis sekaligus politisi Rachel Maryam dikabarkan mengalami pendarahan saat menjalani persalinan. Sebelumnya, beredar kabar bahwa Rachel sedang dalam kondisi koma akibat komplikasi kehamilan yang dideritanya.
Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh aktor Surya Saputra yang mengatakan bahwa Rachel mengalami pendarahan dan kini kondisinya sudah mulai membaik. Profil Rachel Maryam sudah lama tak terdengar di telinga masyarakat.
Diketahui Rachel kini sudah tak aktif lagi di dunia hiburan karena kesibukannya sebagai politisi. Berikut ini profil Rachel Maryam.
Perempuan bernama lengkap Rachel Maryam Sayidina ini lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 April 1980. Bakat seni akting telah diturunkan dari keluarganya. Sang nenek merupakan pemain harpa dan seorang sinden.
Rachel pertama kali terjun ke panggung hiburan ketika dirinya bergabung dengan kelompok teater saat duduk di bangku SMA yakni SMAN 19 Bandung.
Kemudian, Rachel meneruskan pendidikan tingginya di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung jurusan perhotelan. Rachel mengaku sempat bercita-cita meneruskan kuliah di Institute Kesenian Jakarta, namun karena ibunya Marina Trijawati dan ayahnya Indra Sayidina bercerai, niat itu pun ia urungkan.
Rachel menikah dengan Muhammad Akbar Perdana alias Ebes pada 25 Juli 2005. Dari pernikahan pertamanya itu keduanya dikaruniai seorang anak bernama Muhammad Kale Mata Angin yang lahir pada 29 Juli 2006.
Tapi pernikahan tersebut kandas dan keduanya bercerai pada 13 Oktober 2010. Pada Desember 2011, Rachel melangsungkan pernikahan keduanya bersama seorang pengusaha bernama Edwin Aprihandono atau Edo.
Baca Juga: Kondisi Terkini Rachel Maryam, Dikabarkan Koma Setelah Melahirkan
Saat pertama kali hijrah ke Jakarta, Rachel dikenal sebagai seorang model sekaligus bintang video klip grup band Sheila on 7 dalam lagu Sephia. Selanjutnya, karier Rachel semakin gemilang setelah meraih penghargaan sebagai Model Klip Terbaik MTV 2001.
Berikutnya, wajah Rachel kerap menghiasi layar kaca dengan bermain sinetron dan film beberapa di antaranya ialah Eliana, Arisan, Janji Joni, dan Vina Bilang Cinta. Ia pun pernah mendapat penghargaan sebagai Aktris Pendukung Terbaik di film Arisan.
Sukses di dunia hiburan, Rachel memberanikan diri untuk terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Pada Pemilu berikutnya yakni 2014, Rachel kembali terpilih untuk duduk di kursi DPR RI periode 2014-2019.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
-
Profil John Ternus: CEO Apple Anyar Pengganti Tim Cook Dikenal Sebagai Sosok 'Inovator'
-
Profil Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Ditikam
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Poliponi Bali 2026 Umumkan Line Up, Sheila On 7 Jadi Daya Tarik Utama
-
Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis
-
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
-
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial