Suara.com - Beredar di media sosial, video yang merekam sejumlah oknum polisi sedang melakukan tindak represif kepada warga. Video tersebut dibagikan oleh sejumlah pemilik akun Facebook pada Kamis (8/10/2020).
Perekam video mengambil gambar dari dalam mobilnya yang kebetulan melintasi jalan dimana kejadian tersebut terjadi.
Dalam videonya, terlihat sejumlah oknum polisi berada di Tempat Kejadian Perkara. Di sana tampak seorang pemuda yang terkapar di jalanan.
Beberapa oknum polisi tampak sedang melakukan tindakan represif terhadap pemuda yang sudah terkapar tersebut. Namun, ada pula dari mereka yang hanya diam dan melihat saja.
Kejadian ini sontak membuat si perekam video terkejut. Pasalnya, ia melihat oknum polisi tersebut memukul korban yang tengah mengalami tindakan represif.
"Digebukin digebukin digebukin," ujar perekam video.
Dalam video tersebut memang terlihat beberapa oknum polisi melakukan gerakan memukul. Bahkan, ada salah satu dari mereka yang memukul korban menggunakan helm.
Tak hanya itu saja, korban pun mendapat perlakuan tidak menyenangkan lainnya. Pasalnya, ada oknum polisi yang menjejakkan kakinya ke arah korban.
Hingga artikel ini diterbitkan, belum ada konfirmasi tentang kejadian ini. Namun, pengunggah mengatakan bahwa kejadian ini terjadi di daerah Pahoman, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.
Baca Juga: Pos Polisi di Patung Kuda Dibakar, Istana: Itu Dibangun dengan Uang Rakyat!
Selain itu, pengunggah pun menuturkan bahwa menurut informasi yang beredar, sedang ada sweeping pendemo.
Video unggahan mendadak jadi sorotan warganet. Video tersebut telah disaksikan oleh ratusan pemilik akun Facebook.
Sejumlah warganet meninggalkan komentarnya. Ada dari mereka yang mengaku murka melihat oknum polisi ini.
"Ntah kata apalagi yang pantas untuk mereka yang gagah berseragam," kata salah seorang warganet.
"Kalau itu benar-benar sweeping, berarti represif sekali," timpal warganet lainnya.
Lihat videonya disini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak