Suara.com - Seorang wanita di India menjadi korban rudapaksa oleh tujuh pria setelah mereka membunuh putranya yang baru berusia lima tahun.
Menyadur Time Of India, Rabu (14/10/2020) tujuh orang diduga merudapaksa seorang wanita dalit berusia 28 tahun setelah mencekik putranya yang berusia lima tahun hingga tewas di sebuah distrik Buxar.
Berdasarkan keterangan petugas dari kantor Polisi Murar Manoj Kumar Pathak, insiden itu terungkap pada hari Minggu setelah ayah wanita itu melaporkan kepada pihak berwenang.
Ayah korban melaporkan dua orang yang dikenal dan lima orang yang tidak dikenal sehubungan dengan insiden yang menimpa anaknya.
"Sesuai laporan, wanita itu pergi ke bank bersama putranya untuk bekerja, tetapi tidak pulang tepat waktu. Anggota keluarganya akhirnya menemukannya di dekat kolam di desa sekitar jam 3 pagi pada hari Minggu." jelas Manoj Kumar Pathak.
Ayah korban juga melaporkan bahwa cucunya dibunuh oleh tersangka di depan mata ibunya.
Petugas mengatakan korban pemerkosaan sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Buxar dan kondisinya stabil.
Pengawas Polisi Buxar Neeraj Kumar Singh mengatakan mereka telah menangkap seorang pria berusia 50 tahun dan mereka sedang mencari tersangka kedua yang dilaporkan melarikan diri.
"Terdakwa lain bernama - Bhola Ram - melarikan diri. Penggerebekan akan dilakukan untuk menangkap semua yang terlibat dalam kejahatan tersebut." jelas Neeraj Kumar.
Baca Juga: Serang hingga 8 Orang, Seekor Harimau RT-1 di India sedang Diburu
"Pemeriksaan kesehatan wanita tersebut dilakukan oleh dewan dokter dan laporannya ditunggu. Pernyataannya akan dicatat di pengadilan hakim agung pada hari Senin," tambah Neeraj Kumar.
Petugas Kepolisian Sub Divisi Dumraon, Krishna Kumar Singh, mengaku korban tinggal bersama orang tuanya dan tidak memiliki hubungan baik dengan suaminya.
"Suami wanita itu tinggal di rumah mertuanya selama dua hari terakhir dalam upaya untuk meyakinkan dirinya untuk kembali ke suaminya." jelas Krishna Kumar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari