Suara.com - Juru bicara Polda Jawa Barat Komisaris Besar Erdi A. Chaniago mengatakan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Subang sudah mendapatkan identitas kendaraan yang menabrak mobil yang ditumpangi putra politisi Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais.
"Identitas sudah kami ketahui dari penyelidikan Satlantas Polres Subang, nanti mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap," kata Erdi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (19/10/2020).
Kendaraan itu menabrak mobil Hanafi Rais hingga mobil berjenis Toyota Alphard terpental dan menabrak kendaraan pengangkut alat berat di depannya.
Akibatnya, Hanafi Rais mengalami luka berat. Menurut Erdi, Satlantas Polres Subang melakukan penyelidikan mundur dengan memeriksa CCTV yang ada di ruas jalan tol Cikopo-Palimanan.
"Kami melihat kembali mulai dari masuk tol dan sebagainya, di kilometer berapa, kemudian kami lihat dari CCTV," katanya.
Ia memastikan proses pencarian terhadap kendaraan yang diduga menabrak Hanafi Rais terus dilakukan pihak kepolisian.
"Hanafi memang ada luka berat dan dirawat di Rumah Sakit MH Thamrin di Purwakarta, perkembangan kesehatannya masih kami pantau, dan akan kami sampaikan perkembangannya," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Fakta Baru Data Gaikindo Tentang MPV Mewah: Toyota Alphard Tumbang, Denza D9 Menang
-
Arus Balik H+3, Pemudik Motor Mulai Serbu Jalur Pantura Menuju Jakarta
-
Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
-
Berapa Harga Mobil Alphard Tahun 2005? Cuma Seharga LMPV, Siap Bikin Mudik Lebaran Ala Sultan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS