Suara.com - Tepat dua bulan penyelidikan kasus pembunuhan jurnalis Demas Leira, polisi akhirnya menangkap lima orang terduga pelaku. Kelima pria itu ditangkap Jatrantas Polda Sulawesi Barat dan Satres Polres Mamuju Tengah pada Rabu (21/10/2020) dini hari.
Kabid humas Polda Sulbar, AKBP Ridwan membenarkan bahwa terduga pelaku sudah diamankan anggota oleh tim gabungan Polda Sulbar di tiga tempat, yakni Gorontalo, Karossa dan Topoyo.
"Terduga sudah kami amankan subuh tadi, dan belum ditetapkan jadi tersangka. Namun kami yakin bahwa dia pelakunya dan ditangkap di tiga tempat di Gorontalo, Karossa dan Mateng (Mamuju Tengah), mereka masih di amankan di Mateng," ujar Ridwan, sebagaimana dilansir Pojokcelebes.com (jaringan Suara.com).
Ia mengatakan, untuk sementara kasus ini masih dikembangkan.
"Dan motifnya untuk sementara motif pribadi dan tidak ada kaitannya dengan profesi," ucap Ridwan.
Diketahui, sebelum ditemukan meninggal, Demas Laira bekerja di sejumlah media. Salah satunya adalah Sulawesion.com.
Demas Laira adalah wartawan Sulawesion.com di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar). Dia tewas dibunuh pada Kamis, 20 Agustus 2020 lalu.
Sebelum meninggal, Demas Laira pamit pergi menuju Kabupaten Pasangkayu pada Senin (17/8/2020), sore. Dari rumah, dia seorang diri pergi dengan mengendarai sepeda motor.
Baca Juga: Kematian Wartawan Demas Laira, Ini Hasil Pemeriksaan Terhadap Kepala Desa
Berita Terkait
-
Kematian Wartawan Demas Laira, Ini Hasil Pemeriksaan Terhadap Kepala Desa
-
Polisi Punya Calon Tersangka Pembunuh Wartawan Demas, Tapi Minim Bukti
-
Kasus Demas Laira Masih Gelap, La Nyalla Minta Kapolri Beri Perhatian
-
Kasus Pembunuhan Wartawan Demas Laira, Polisi Sudah Punya Calon Tersangka?
-
Satu Bulan Pembunuhan Jurnalis Demas Laira, TPF Tagih Janji Polda Sulbar
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya