Toko andalan di larut malam Istilah dan konsep bangunan kios telah ada sejak abad ke-13, karena kios sudah umum ditemui di Persia, India, dan Kekaisaran Ottoman.
Namun di Jerman, kios baru ada pada paruh kedua abad ke-20. Toko-toko swalayan larut malam ini didirikan di Jerman Timur dan memungkinkan para pekerja yang pulang larut malam untuk bisa membeli makanan atau minuman.
Kios juga dikenal dengan nama Spätkauf atau disingkat menjadi Späti, yang secara harafiah berarti "pembelian terlambat/larut."
Pada masanya, toko-toko itu menjadi penyelamat bagi banyak orang di bekas Jerman Timur. Setelah Jerman kembali bersatu pada 30 tahun yang lalu, konsep toko larut malam kemudian diadopsi di seluruh Jerman.
Namun, di wilayah yang bukan merupakan bekas Jerman Timur, toko-toko semacam itu lebih dikenal sebagai "Kios", "Trinkhalle" atau "Büdchen."
Hingga saat ini, barang yang dijual di Späti utamanya berupa alkohol dan tembakau, tetapi beberapa tempat juga menjual bahan makanan yang layak seperti roti, susu, dan sayuran.
Jika Anda pernah ke Jerman, Anda mungkin memperhatikan bahwa supermarket umumnya tutup pada hari Minggu. Bahkan di banyak kota kecil, supermarket juga bisa tutup pada pukul 5 sore, pada hari kerja.
Keadaan ini menjadikan kios sebagai satu-satunya pilihan yang tersedia bagi benyak orang untuk mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari, tidak hanya pada akhir pekan dan hari libur, tetapi juga pada hari kerja.
Nadi komunitas sekitar
Baca Juga: Akhir Tahun, Jerman Bersiap Lakukan Vaksinasi COVID-19
Popularitas kios memang tidak sama di seluruh Jerman. Di beberapa kota, konsep kios sama sekali tidak populer bila dibandingkan kota tertentu. Salah satu aspek yang ikut mendorong popularitas kios adalah adanya bangku kecil dan meja yang disediakan bagi para pembeli untuk sekadar berhenti dan minum atau mengobrol dengan orang lain di depan kios.
Di beberapa tempat, pemilik kios bahkan menambahkan lantai dansa kecil atau mengadakan acara minum bersama dan bahkan konser.
Di kota Köln tempat saya tinggal saat ini, salah kios terancam tutup karena kesulitan keuangan. Namun kios itu telah menjadi satu dengan penduduk setempat. Mereka begitu menyukai kios ini sampai-sampai berusaha untuk menggalang dana lewat situs GoFundMe untuk menjaga kios kesayangan mereka tetap buka - dan berhasil.
Dalam banyak kasus, tampaknya, orang Jerman telah mengubah kios menjadi daya tarik utama pada malam hari. Itulah mengapa, jika Anda berencana menghabiskan waktu di sini, tidak ada salahnya mencoba ikut nongkrong di kios.
Selain lebih murah, siapa tahu, mungkin Anda akan menemukan teman Jerman terbaik Anda berikutnya di bangku kios-kios ini. (ae/)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru