Suara.com - Seorang pria berusia 45 tahun di India tega memenggal kepala ibu kandungnya lantaran tidak diberi uang untuk membeli minuman keras.
Menyadur Times Of India, insiden mengerikan tersebut terungkap pada Sabtu dini hari setelah korban yang diidentifikasikan sebagai P Chandramma ditemukan oleh salah satu putranya.
Chandramma memiliki dua putra yang bernama P Ramudu dan P Kurumurthy. Korban dan kedua putranya tinggal di sebuah rumah di Kollapur, distrik Nagarkunool, India.
Pada hari Sabtu pukul 07.00 pagi waktu setempat, karena sang ibu tidak terlihat, Kurumurthy kemudian mencarinya di sekitar rumah mereka.
Kurumurthy sangat terkejut ketika ia menemukan sang ibu terbaring dalam kondisi berlumuran darah dan tanpa kepala.
Menemukan ibunya sudah terbujur kaku, Kurumurthy langsung melapor ke polisi Telangana yang langsung mendatangi lokasi dan melakukan identifikasi.
Selama penyelidikan anggota keluarganya, polisi menyadari bahwa Ramudu, salah satu putra korban, tidak ada di lokasi kejadian.
Ketika polisi mulai mencari kepala korban yang hilang, mereka akhirnya menemukannya di dalam semak-semak yang terletak di dekat rumahnya.
"Ramudu adalah seorang pecandu alkohol. Dia sudah lama meninggalkan istrinya dan sejak itu dia tinggal bersama ibunya.," buka Inspektur B Venkat Reddy Kollapur, dikutip dari Times Of India.
Baca Juga: Debat Capres AS, Donald Trump Sebut Udara di India Kotor, Publik Murka
"Dia dikenal membuat kegaduhan gangguan dan kerap melecehkan. Kami menduga Chandramma telah dibunuh oleh Ramudu setelah dia menolak memberinya uang untuk membeli alkohol," sambungnya.
Ramudu, yang bekerja sebagai buruh, menggunakan sabit untuk memenggal kepala ibunya. Sabit itu ditemukan oleh polisi di tempat kejadian.
Diketahui bahwa pada saat pembunuhan, terdakwa sudah dalam kondisi mabuk. Sebuah kasus didaftarkan oleh polisi berdasarkan pasal 302 (pembunuhan) IPC.
Ini adalah kasus terbaru dari serangkaian insiden pemenggalan yang terjadi di India selama beberapa bulan terakhir.
Pada bulan Februari, sebuah video mengerikan menunjukkan saat seorang suami memamerkan kepala istrinya yang ia penggal.
Akhilesh Rawat (30) terlihat melambai kepada warga sekitar saat dia berjalan di Uttar Pradesh, India bagian utara.
Rawat dilaporkan berjalan kurang dari satu mil sebelum dia ditangkap oleh polisi ketika dia dengan aneh mulai menyanyikan lagu kebangsaan India.
Rawat tega memenggal kepala istrinya setalah ia memergokinya berselingkuh dengan lelaki lain di rumahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran