Suara.com - Sebuah video TikTok yang dibuat kreator @noviliasari21 menyedot perhatian publik terlebih setelah diviralkan di Twitter oleh akun @rakyatjelataTV.
Pasalnya, @noviliasari21 yang baru saja mendapat momongan harus bersedih hingga menangis sejadi-jadinya karena telah terjadi sesuatu pada anaknya.
"Hari ini sedih banget, nangis sejadi-jadinya," tulis si pembuat video itu dikutip Suara.com, Senin (26/10/2020).
Usut punya usut mama muda yang baru berbahagia karena dikaruniai anak perempuan tersebut mendapati rambut anaknya habis.
Sebab, rambut anak perempuannya yang masih bayi itu dicukur habis oleh ibu mama muda tersebut.
Nampak dalam video berdurasi 20 detik itu, kepala anak mama muda tersebut benar-benar plontos tanpa sehelai rambut pun yang tersisa.
"Anak cewe aku satu-satunya dibotakin sama mamaku," kata mama muda tersebut lengkap dengan emotikon menangis.
Menurutnya, walaupun rambut anaknya tidak lebat, bukan berarti harus dibuat botak karena ia tetap menganggap anaknya cantik.
Hingga artikel ini diturunkan, video tersebut telah dilihat hingga 26 ribu kali dan membuat warganet berdebat di kolom komentar.
Baca Juga: Video Cewek Umbar Data Pribadi di Media Sosial, Endingnya Mengerikan
"Punten bun di dunia ini rambut bisa tumbuh lagi tanya aja ronaldo wati. Kecuali di Konoha dari kecil ampe gede rambutnya mentok segitu," ujar akun @esye***
"Gini bro. Saya juga baru punya bayi cewe, nah di Indonesia ini kebanyakan mitos kolot. Rambut bayi lebat suruh gundulin katanya rambut kotor, bayi rambut jarang, dibotakin dulu biar lebat, bayi botak dikasih ulekan seledri+kayu putih. Coba tanya orang tua/keluarga kamu yang uda punya anak gitu juga gak?" sahut akun @ces***
Sementara warganet dengan akun @nasyira*** memberi saran kepada mama muda tersebut agar memperbaiki komunikasi dengan ibunya.
"Selagi punya baby ada namanya baby blues. Tingkat sensitive lebih tinggi. Mungkin mbanya berlebih, tapi sebaiknya nenek harus komunikasi ga bisa asal ngelakuin sesuatu ke cucu. Tahu kok maksudnya baik, tapi belum tentu semua orang sama dan mau terima. Jangan disepelein," timpalnya.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya