Menurutnya, dalam hal ini bukan negara saja yang menjadi aktornya. Masyarakat sipil lain pun tak jarang menggunakan UU ITE sebagai alasan melaporkan orang ke pihak kepolisian.
"Salah satunya UU ITE meningkat ratusan persen dibanding sebelumnya. Aktornya bukan cuma negara, tetapi juga munculnya medsos yang destruktif, lawan harus dihabisi, polisi jadi harus menerima banyak laporan. Ini menciptakan atmosfer ketakutan yang membuat masyarakat bebas," tutur Burhanuddin Muhtadi.
"Mungkin alam bawah sadar mengatakan sekarang ini kebanyakan menganggap polisi semakin gambang mempidanakan orang," lanjutnya.
Kendati begitu, Burhanuddin Muhtadi menganggap seharusnya opini publik di media sosial tidak perlu terlalu dipermasalahkan kecuali memang mengandung SARA dan mengujarkan kebencian.
"Buat saya sepanjang tidak bersifat SARA atau mengumbar kebencian, hanya sekadar perbedaan politik ya biasa saja. Itu konsekuensi demokrasi. Yang penting masyarakat belajar dari perbedaan, jangan sedikit-sedikit kriminalisasi," tandasnya.
Lihat video lengkapnya disini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah