Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto struk pembelian makanan di sebuah resort di Lagoi, Bintan Kepulauan Riau dengan harga fantastis. Harga seporsi nasi goreng di resort itu dijual mencapai Rp 355.999.
Penampakan struk pembelian makanan itu viral di media sosial. Struk tersebut diunggah oleh akun Twitter @okemantaaap.
Dalam stuk tersebut tertulis harga segelas es teh sebesar Rp 98 ribu dan seporsi mi goreng dipatok Rp 321.000.
Tak hanya itu, harga seporsi nasi goreng sebesar Rp 355.999 dan F&B delivery sebesar Rp 130.000.
Pada struk tersebut, tertulis struk dikeluarkan pada 5 Juli 2016 silam.
Penampakan struk dengan harga makanan yang fantastis itu langsung menjadi sorotan publik.
Banyak warganet yang menilai harga nasi goreng tersebut tak masuk akal. Bahkan, mereka membandingkan dengan harga nasi goreng di kebanyakan wilayah rata-rata hanya Rp 15 ribu per porsi.
Tak sedikit pula warganet yang memberikan berbagai komentar kocak melihat harga nasi goreng yang fantastis tersebut.
"Gilaa isinya emas kali wkwk," ujar @justbenggg.
Baca Juga: Merinding! Viral Video Pria Jatuh ke Spillway 'Lubang Saluran Air Raksasa'
"Es teh Rp 98 ribu, gulanya pakai gula darah," ungkap @mrpluviophile.
"Nasi goreng Rp 300 ribu masaknya pakai batubara premium kali ya," tutur @belledevina.
Namun, sejumlah warganet yang mengaku tinggal di sekitar Bintan menyebut harga nasi goreng mencapai Rp 355 ribu merupakan harga wajar.
Sebab, target pasar di pulau tersebut adalah para bule yang biasa melakukan pembayaran menggunakan dolar.
"Bantu jawab karena aku tinggal di daerah Bintan wkwk iya di sini memang mahal karena itu target pasarnya bule yang duitnya dolar gitu, jadi menurut bule itu enggak mahal," kata @shxnixs.
"Aku tinggal dekat sama Banyan Tree sekitar sejam kesana setahu aku tempat mereka memang khusus turis luar dan sebelum pandemi memang banyak turis yang menginap jadi mungkin harganya sudah disesuaikan sama turis dan kayaknya itu di kurskan ke rupiah," tutur @yenitan26.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terkini
-
Polri Bongkar Pola TPPO Berkedok Lowongan Kerja, Korban Dipaksa Bayar untuk Pulang
-
Ratusan Botol Miras Disita Satpol PP Jakarta Utara di Awal Puasa!
-
MKD Sahkan Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR: Tak Ada Pelanggaran Prosedur
-
Yusril Tegaskan Bripda MS Harus Diadili Pidana dan Disidang Etik atas Kematian Anak di Tual
-
Wamen HAM Mugiyanto: Oknum Brimob Aniaya Anak Hingga Tewas Pelanggaran HAM
-
Buronan Interpol Rifaldo Aquino Pontoh Aktor TPPO Jaringan Kamboja Ditangkap, Ini Tampangnya
-
Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus
-
Jangan Ada Impunitas di Kasus Tual, KPAI Desak Hukum Berat Pelaku dan Evaluasi Total SOP
-
Gebrakan Anti-Rasuah Berbuah Manis, 4 PD Pemkot Surabaya Terima Predikat WBK
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi