Suara.com - Sebuah cuitan Donald Trump yang pernah diposting pada tahun 2016 muncul lagi ketika Pemilu AS 2020 berlangsung. Dalam cuitan itu, Trump menulis "seseorang harus bisa kalah dengan bermartabat".
Cuitan ini awalnya dibuat setelah Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS mengalahkan Hillary Clinton pada tahun 2016. Kala itu Trump memberikan reaksi atas postingan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
"Vladimir Putin mengatakan hari ini tentang Hillary dan Dems: 'Menurut pendapat saya, itu memalukan. Seseorang harus bisa kalah dengan bermartabat.' Benar sekali!" cuit Trump dirangkum dari Mirror (07/11).
Kini, cuitan ini kembali ramai diposting netizen sebagai bumerang atas aksi ngotot Donald Trump yang mengakui kemenangannya secara sepihak.
Netizen ramai-ramai mengingatkan Trump agar menerima kekalahan secara bermartabat, apalagi hasil perolehan suara sementara menunjukkan Joe Biden semakin dekat dengan kemenangan.
Amerika Serikat merupakan salah satu negara dengan sistem pemilihan presiden yang cukup rumit terlebih dengan adanya sistem Electoral College yang bisa mendatangkan "keajaiban".
Sebuah sistem yang dinamakan Electoral College akan menentukan siapa pemenang dari perebutan orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut.
"Electoral College adalah cara kami merujuk pada proses di mana Amerika Serikat memilih Presiden, meskipun istilah itu tidak muncul dalam Konstitusi AS. Dalam proses ini, Amerika Serikat (yang mencakup District of Columbia hanya untuk proses ini) memilih Presiden dan Wakil Presiden," jelas Arsip Nasional dikutip dari laman resminya.
Menurut Edison Research pada hari keempat penghitungan suara, mantan Wakil Presiden Joe Biden memiliki keunggulan 253 hingga 214 dalam pemungutan suara Electoral College negara bagian yang menentukan pemenang.
Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Pemilu AS Berakhir Imbang?
Biden akan jadi pemenang jika dia unggul di dua dari tiga negara bagian utama lainnya di mana dia unggul tipis pada hari Jumat - Georgia, Arizona dan Nevada. Ini adalah negara bagian di mana beberapa ribu surat suara yang tersisa masih dihitung.
Joe Biden menyebut pihaknya 'berada di jalur yang benar' untuk memenangkan pemilu, namun meminta pendukungnya untuk bersabar hingga semua kertas suara selesai dihitung.
Sementara Donald Trump mengklaim kemenangan dan menuduh terdapat kecurangan dalam pemilu. Ia menyampaikan pendapatnya tanpa bukti yang kuat.
Trump juga mengatakan akan membawa kasus kecurangan Pemilu AS tersebut ke Mahkamah Agung.
Adapun jumlah pemilih yang menggunakan suaranya dalam pilpres kali ini diperkirakan yang tertinggi dalam 120 tahun terakhir yakni 66,9%, menurut US Election Project.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Sinergi Warga dan PT DIB, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi
-
DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas
-
Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat
-
Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel
-
Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta
-
Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul
-
Misteri Absennya Tim Hukum Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Sengaja Diulur?
-
Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman