Suara.com - Guna menyambut kepulangan Habib Rizieq Shihab, Selasa (10/11/2020), para pendukung hingga siang ini terus berdatangan ke kediamanan pentolan FPI di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.
Tak hanya massa yang datang dari berbagai wilayah dan kota di luar Jakarta, tetangga dekat alias warga Petamburan turut menyambut secara gembira kepulangan Rizieq.
Salah satunya tetangga Habib Rizieq yang merupakan warga Petamburan RT 03/RW 04, bernama Tuta (62), mengaku dirinya tidak bisa berkata-kata lagi mendengar kabar kepulangan Rizieq.
Ia pun bersyukur atas kepulangan imam besar tersebut.
"Alhamdulillah saya sangat senang sekali, nggak bisa disampaikan dengan kata-kata. Kami bersyukur. Mudah-mudahan beliau dilindungi Allah," kata Tuta ditemui di sekitar rumah Rizieq, Selasa siang.
Tuta dan warga Petamburan lainnya berharap dengan pulangnya Rizieq bisa membawa umat lebih baik dari hari-hari kemarin. Ia mengklaim Rizieq bisa membawa NKRI semakin maju.
Sementara itu ketika ditanya terkait seperti apa sosok Rizieq di mata tetangga dan warga, Tuta mengatakan, pentolan FPI itu merupakan sosok yang pandai dan mudah bergaul.
"Dia orangnya, insya Allah, enggak bisa diterka kata-kata. Orangnya sangat baik dan terbuka, dan kepandaiannya masya Allah. Pinter sekali dan orangnya enak diajak komunikasi dan sosialisasinya bagus sekali. Kami semuanya welcome sama habib, semuanya sangat rindu, sedih. Kami tetap sering komunikasi," kata dia.
Adapun berdasarkan pantauan Suara.com di lingkungan dekat kediaman Rizieq massa terus memadati lokasi tersebut. Tamu terlihat terus berdatangan. Namun imam besar tersebut belum tiba di Petamburan.
Baca Juga: Tak Takut Siapapun, Sekjen MUI: Sulit Cari Tandingan Habib Rizieq
Sejumlah massa rela berpanas-panasan menanti kedatangan pentolan FPI tersebut. Sementara Jalan KS Tubun mengarah ke Jalan Gatot Subroto mau pun mengarah Tanah Abang sudah ditutup total. Massa menyebut di jalan tersebut. Satu mobil komando terlihat di lokasi.
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing