Suara.com - Pemerintah diminta memperbanyak testing pasca membludaknya massa simpatisan yang menjemput kepulangan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Selasa (10/11/2020).
Tak hanya menyambut dari bandara, massa simpatisan ada yang menunggu Habib Rizieq di kediamannya, Petamburan, Tanah Abang Jakarta Pusat.
Kerumunan massa simpatisan yang menjemput Rizieq itu dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru penyebaran virus Corona (Covid-19).
Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani menekankan kepada pemerintah untuk ke depannya memfokuskan melakukan test covid-19 secara massal kepada para pendukung yang ikut serta dalam menyambut kedatangan Rizieq.
Apalagi, kata Laura, pemerintah perlu melakukan test selama lima sampai tujuh hari kedepan.
"Pemerintah ini harus melakukan antisipasi menyiapkan testing. Dengan kondisi seperti ini ya jumlah kapasitas pemeriksaan mungkin extra ordinary ya. Lima sampai tujuh hari ke depan. Kalau bisa diperbanyak," ucap Laura dihubungi Suara.com, Selasa (10/11/2020).
Menurut Laura, pemerintah dapat memfokuskan test Covid-19 terhadap basis-basis massa yang ikut menyambut Rizieq. Diketahui, ada sejumlah masa yang datang seperti dari DKI Jakarta, Banten, maupun Jawa Barat.
"Ya. Terutama masa yang datang. Kalau bisa pun melakukannya pun secara random. Dalam arti basis masa ini kan mempunyai lokasi. Jadi, kalau bisa pemerintah terjun ke lokasi masa ini. Ke tempat berkumpulnya mereka," tutur Laura.
Laura menambahkan masa pendukung Habib Rizieq, diketahui tersebar di sejumlah wilayah. Maka itu, target pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan melakukan test secara masal.
Baca Juga: 5 Rute TransJakarta Terganggu Gara-gara Habib Rizieq Pulang dan Demo
"Ini kan ada daerah masing-masingkan. Ini jadi target pemerintah. Upaya untuk mencegah agar tidak sampai meluas. Kalaupun nanti ditemukan kasus seperti itu," kata dia.
Meski begitu, Laura mengaku belum bisa memastikan soal munculnya kluster baru imbas membludak dalam penyambutan Habib Rizieq.
"Apakah ini nanti ada muncul kluster baru itu kan dengan kedatangan habib Rizieq ya kita tidak tahu. Jadi, ini nanti upaya pemerintah ya," tutup Laura.
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ada Penebangan Pohon, Ini Daftar Halte Transjakarta Koridor 8 yang Terdampak
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
-
Hujan Deras Bikin 10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
-
Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
-
Alasan Kesehatan, 5 Terdakwa Korupsi Pajak BPKD Aceh Barat Dialihkan Jadi Tahanan Kota
-
Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Ini 5 Kebiasaan yang Kini Bisa Dipidana oleh KUHP Nasional