Suara.com - Politisi Partai Demokrat Benny K Harman mengkritisi potret hukum di Indonesia yang tampak 'loyo' di hadapan pentolan Rizieq Shihab. Ia mengibaratkan hukum di Indonesia bagai macan gagah yang tak memiliki gigi.
Kritik tersebut disampaikan oleh Benny melalui akun Twitter miliknya @bennyharmanid.
Dalam cuitannya, Benny mengaku mendapatkan telepon dari seseorang yang menanyakan mengenai hukum Indonesia yang tak berdaya di hadapan Rizieq.
"Pagi-pagi ada yang telepon, tanya mengapa hukum tampak loyo di hadapan Habib Rizieq," kata Benny seperti dikutip Suara.com, Selasa (17/11/2020).
Benny menjawab dengan spontan meminta agar orang yang tak disebutkan identitasnya itu berhenti bertanya.
Menurut Benny, hukum di Indonesia ibarat sebagai panglima tanpa pasukan.
Ia juga mengumpamakan hukum sebagai macan gagah yang tak memiliki gigi.
"Maunya hukum jadi panglima, tapi panglima tanpa pasukan. Seperti macan, tampak gagah tapi giginya ompong," ungkap Benny.
Tak hanya lemah di hadapan Rizieq, Benny juga menyebut hukum di Indonesia tak berdaya di hadapan para cukong-cukong.
Baca Juga: Anies Baswedan Hari Ini Diperiksa Polisi Terkait Hajatan Anak Rizieq Shihab
"Stop bertanya! Di hadapan cukong-cukong juga, hukum tak berdaya," tegasnya.
Rizieq Gelar Hajatan Undang 10 Ribu Orang
Habib Rizieq Shihab menggelar pesta pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11/2020). Sekitar 10 ribu orang diundang untuk menghadiri pesta pernikahan di tengah masa PSBB tersebut.
Pesta tersebut telah melanggar aturan PSBB yang diterapkan oleh pemerintah karena menimbulkan banyak kerumunan hingga tak patuh mengenakan masker dan menjaga jarak.
Satgas Penanganan Covid-19 mengaku tak mampu mencegah kerumunan tersebut. Sebagai gantinya, Satgas memberikan bantuan 20 ribu masker kepada Rizieq sebagai 'upaya terakhir' pencegahan penularan Covid-19.
Pemprov DKI Jakarta mengaku telah mengeluarkan imbauan sebelum acara berlangsung, namun tak diindahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?
-
Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons
-
Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM
-
Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?