Suara.com - Penyelenggaraan Rapid Test Covid-19 massal yang digelar Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya di wilayah Petamburan, sekitar rumah pentolan FPI Rizieq Shihab telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 276 warga mengikuti tes tersebut, hasilnya terdapat 5 orang dinyatakan reaktif covid.
Kepala Penanggungjawab tim rapid test Biddokes Polda Metro Jaya, Ipda Rismiani, mengatakan ada 107 warga berpartisipasi dihari terakhir rapid tes massal ini, Selasa (24/11/2020). Sebelumnya dihari pertama diikuti oleh 89 warga, kemudian hari kedua diikuti sebanyak 80 warga.
Rismiani mengatakan, dari tiga hari dilakukan rapid tes massal di Petamburan ternyata didapati 5 warga yang dinyatakan reaktif Covid-19.
"Hari ini aja ya, cuman 5 orang (dinyatakan reaktif covid)," kata Rismiani di Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (24/11).
Mereka yang dinyatakan reaktif ini pun kemudian dibujuk untuk menjalani tes swab antigen. Rismiani menyatakan setelah melalui swab antigen ternyata warga yang reaktif dinyatakan negatif.
"Pas dicek antibodi udah enggak ada sih. Enggak ada yang positif," ungkapnya.
Lebih lanjut, Rismiani mengatakan meski telah hampir kepada 300 orang dites rapid, namun pihaknya masih temui kesulitan. Kesulitan yang dimaksud yakni adanya warga yang masih tak mau untuk dites dengan alasan takut.
"Di warganya saja untuk datang ke sini, dari babinkamtibmasnya sudah undang mereka-mereka tapi merekanya ya itu kesulitan untuk datang dan mungkin ketakutan," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, hasil rapid test Covid-19 massal yang digelar Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya di wilayah Petamburan sekitar rumah pentolan Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab hari pertama dan kedua sudah keluar.
Baca Juga: Sindir Polisi, FPI: Ini Negara Hukum, Bukan Negara Sewenang-wenang
Dari 169 warga Petamburan yang mengikuti tes dihari pertama dan kedua hasilnya dinyatakan non reaktif semua.
Kanit Patroli Polsek Tanah Abang Margiyono, mengungkapkan rapid tes massal ini digelar selama tiga hari dari mulai hari Minggu (22/11) sampai dengan Selasa (24/11/2020) esok.
Dihari pertama tes, diikuti 89 warga. Kemudian untuk tes hari kedua yang dilakukan hari ini Senin (23/11) diikuti 80 orang dan semua hasilnya dinyatakan non reaktif.
"Alhamdulillah hari ini selesai tadi pukul 13.00 WIB. Kemarin 89 orang yang dites, hari ini 80 orang dan hasilnya semua non reaktif," kata Margiyono melalui pesan singkat kepada Suara.com, Senin (23/11).
Adapun, Margiyono mengatakan, warga Petamburan yang mengikuti rapid tes massal merupakan warga RW.04 yang meliputi salah satunya wilayah kediaman Rizieq Shihab.
Sementara ketika disinggung apakah ada warga Petamburan yang menolak adanya tes rapid massal tersebut, Margiyono menyebut sejauh tidak ada.
Berita Terkait
-
Sindir Polisi, FPI: Ini Negara Hukum, Bukan Negara Sewenang-wenang
-
Putri dan Menantu Habib Rizieq Mangkir, FPI: Kami Percaya Ini Negara Hukum
-
Spanduk 'Siap Kawal Habib Rizieq' Dicopot, HMI Sumut: Kita Pasang Lagi
-
Denny Siregar Samakan Habib Rizieq dengan Hitler: Propagandanya Mematikan
-
Sedang Dikembangkan, Simak 5 Vaksin Covid-19 Paling Potensial
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan
-
Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor
-
Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta
-
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan
-
Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas
-
Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?