Suara.com - Reuni akbar 212 resmi dinyatakan batal di gelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada 2 Desember 2020 mendatang. Sebagai gantinya, PA 212 ajak umat pada tanggal tersebut memakai kaos dan kibarkan bendera bergambar muka Habib Rizieq Shihab.
Hal itu seperti lihat Suara.com dari sebuah poster yang dikirimkan langsung oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif pada Jumat (27/11/2020).
Dilihat dari poster tersebut, seruan itu dilakukan untuk menjaga persatuan dan persahabatan umat di tengah ditundanya gelaran reuni 212 di Monas.
"Wow Reuni 212 Tahun 2020 Ditunda, Terus Alumni 212 Rabu 2 Desember Mau Ngapain? Yuk Kita Tunjukan Persatuan dan Persahan Kita," tulis awalan seruan dalam poster tersebut.
Setidaknya ada 4 seruan yang ditekankan untuk pengikut Habib Rizieq. Dua diantarannya yakni mengajak umat untuk seragam memakai kaos dan mengibarkan bendera bergambar muka Rizieq.
- Simak dialog nasional 100 ulama dan tokoh bersama IB HRS mulai jam 09.00 WIB melalui live streaming Front TV.
- Doa bersama (istighosah) agar Covid 19 diangkat dari Indonesia di Masjid/Majelis Taklim/Pondok Pesantren (tidak di tanah lapangan). Wajib menjaga protokol kesehatan.
- Serentak mengibarkan bendera bergambar IB HRS di rumah masing-masing.
- Pakai kaos gambar IB HRS.
Slamet menyampaikan, seruan tersebut dilakukan untuk menyatukan umat supaya tetap berada dalam koridor komando ulama. Pasalnya, Reuni 212 yang semulanya akan digelar di Monas urung digelar.
"Insya Allah (kita lakukan seruan). Ya untuk menyatukan umat dalam komando ulama," kata Slamet.
Slamet Maarif sebelumnya menyebut akan menginstruksikan para Alumni 212 untuk mengibarkan bendera bergambar Rizieq Shihab di kediaman masing-masing.
Pengibaran bendera tersebut merupakan bentuk pembalasan atas dicopotnya baliho bergambar Rizieq sesuai perintah Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.
Baca Juga: Beri Alamat Palsu, Petugas Kesulitan Cari 1 Tetangga Rizieq Reaktif Covid
Slamet mengaku telah mengeluarkan instruksi kepada Alumni 212 di berbagai daerah untuk mengibarkan bendera bergambar Rizieq.
"(Bendera) yang ada mukanya dan ada namanya (Rizieq), sebab kita selalu ingin menumbuhkan semangat baru. Satu baliho lo turunin, 1.000 bendera gue kibarin. Tapi di rumah masing-masing," kata Slamet dikutip dari kanal YouTube Refly Harun, Kamis (26/11/2020).
Bendera tersebut rencananya akan dikibarkan pada 2 Desember 2020 mendatang saat memperingati Aksi 212. Sedianya, Reuni 212 akan kembali digelar di Monas. Namun, rencana tersebut urung dilakukan lantaran tak mengantongi izin dari pihak terkait.
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!