Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkekeh ketika dituding menularkan Covid-19 ke Gubernur DKI Anies Baswedan. Maklum, Riza lebih dulu terpapar Covid-19, baru kemudian Anies.
Momen itu terjadi saat pasangan pemimpin DKI Jakarta tersebut dihadirkan melalui sambungan teleconference dalam acara Mata Najwa Trans 7 bertajuk 'Pontang-panting Urus Virus' yang ditayangkan Rabu (3/12/2020).
Mulanya, Najwa Shihab menyoroti duo pemimpin DKI Jakarta yang terpapar Covid-19 dalam waktu bersamaan. Lalu, Najwa Shihab menanyakan ke Riza Patria terkait penularan ke Anies Baswedan.
"Saya mau (tanya) ke pak Wagub. Pak Wagub, jadi apakah Anda nih yang menularkan Covid ke pak Gubenur? Anda menularkan (Covid) ke atasan Anda atau bagaimana nih ceritanya?" tanya Najwa Shihab.
Mendengar pertanyaan Najwa Shihab, Riza Patria tersenyum. Lalu dia pun terkekeh. Pun Riza mengaku tidak tahu menahu apakah dirinya yang menularkan Covid-19 ke Anies Baswedan. Yang terang, Riza mengatakan sempat bertemu Anies.
"Jadi saya kan terakhir bertemu pak Gubernur hari Rabu, selama setengah jam kira-kira jam 17.30 sampai jam 18.00. Kemudian di hari Kamis, ada paripurna. Habis itu ada launching KSP Diknas. Jadi tiga kali ketemu itu," ujar Riza.
Tapi, imbuh Riza Patria, selama bertemu, dirinya dan Anies selalu mematuhi dan displin menggunakan masker serta menjaga jarak. Tapi, kata Riza, hal itu memang tidak mudah dan dirinya tidak mengetahui asal muasal penularan.
"Itulah faktanya, ya memang tidak mudah apakah dari saya atau dari mana. Anggaplah begitu, yang paling penting bagaimana kita menangani ke depan. Sulit memang menebak karena virus di mana-mana," ujar Riza Patria.
Roda pemerintahan DKI terganggu?
Baca Juga: Alhamdulillah Wali Kota Depok Mohammad Idris Sembuh dari COVID-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengonfirmasi positif Covid-19. Meski demikian, keduanya memastikan roda pemerintahan DKI tetap berjalan.
Sejak dikonfirmasi positif Covid-19, Anies dan Ariza menjalani tugas sebagai pimpinan daerah secara jarak jauh.
"Tadi pagi saya melakukan pertemuan dengan BPN via daring. Kemudian rapat dengan Gugus Tugas Covid-19 beserta pejanat lain. Artinya roda pemerintahan tetap jalan," kata Anies.
Anies mengaku, semenjak pandemi Covid-19 ia beserta jajaran mulai terbiasa menjalani berbagai tugas secara jarak jauh dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.
Meski ia dan wakilnya positif Covid-19, proses pengambilan keputusan daerah diakuinya tetap berjalan seperti biasa.
Berkas-berkas rutin diantarkan ke tempat Anies dan Ariza menjalani isolasi mandiri untuk ditandatangani.
Berita Terkait
-
Alhamdulillah Wali Kota Depok Mohammad Idris Sembuh dari COVID-19
-
Ibu Ririn Ekawati Punya Diabetes, Kondisi Ini Tingkatkan Risiko Covid-19
-
Terbuka soal Hasil Tes Covid, Sekjen PBNU: Penyakit Ini Bukan Aib
-
Anies dan Wagub Ariza Positif Covid-19, Roda Pemerintahan DKI Terganggu?
-
Positif Covid-19, Anies Baswedan: Pentingnya Jujur Terkena Corona
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
-
Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom
-
Perkuat Layanan Digital PMI, Finnet dan KP2MI Resmikan Kerja Sama Strategis
-
Kasus Suap CPO Rp60 Miliar, Hakim Perintahkan Jaksa Proses Hukum Pemilik Wilmar dan Musim Mas
-
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan