Suara.com - Joe Biden memilih pria keturunan Amerika Latin untuk mengisi jabatan Menteri Kesehatan AS. Menyadur CNN Senin (07/12) pria bernama Xavier Beccera ini memiliki jejak karier yang gemilang.
Xavier Beccera sebelumnya menjabat Jaksa Agung California dan menjadi musuh bebuyutan Donald Trump. Selama masa jabatannya, California mengajukan lebih dari 100 tuntutan hukum terhadap Presiden dan pemerintahannya.
Menurut Los Angeles Times, lebih dari separuh tuntutan hukum itu terkait dengan kebijakan lingkungan diubah oleh pemerintahan Trump.
Becerra juga pernah menjadi pemimpin dalam program Obama yang berusaha dihapuskan oleh Trump yaitu Deferred Action for Childhood Arrivals yang melindungi anak-anak dari deportasi imigran tidak berdokumen.
Salah satu peran Beccera yang paling terkenal dalam bidang kesehatan adalah pembela utama Undang-Undang Perawatan Terjangkau di pengadilan.
"Covid-19 telah membuat satu hal yang tidak dapat disangkal: Kita harus menjaga Undang-Undang Perawatan Terjangkau - nyawa bergantung padanya," kata Becerra bulan lalu, tepat sebelum Mahkamah Agung mendengar argumen lisan tentang kasus tersebut, yang berasal dari Texas.
"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mengalahkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap undang-undang federal yang kritis oleh presiden yang sedang duduk," lanjutnya.
Secara khusus, Becerra terlibat dalam Undang-Undang Perawatan Terjangkau yang memberikan perlindungan bagi 20 juta warga Amerika melalui perluasan Medicaid atau pertukaran Obamacare yang menjamin perlindungan bagi jutaan warga Amerika.
Becerra menjabat 12 periode di Kongres sebagai anggota Dewan Perwakilan AS dan memegang beberapa posisi kepemimpinan.
Baca Juga: Joe Biden Keseleo saat Main Bersama Anjing, Dokter Spesialis Turun Tangan
Dia adalah ketua Kaukus Demokratik DPR, ketua Kaukus Hispanik Kongres dan anggota peringkat Sub-komite Cara dan Sarana tentang Jaminan Sosial. Dia juga orang Latin pertama yang melayani sebagai anggota Komite Ways and Means.
Dia menjalani satu masa jabatan di Badan Legislatif California dan merupakan mantan wakil jaksa agung di Departemen Kehakiman California. Sebelumnya CNN melaporkan Becerra sedang dipertimbangkan untuk menjabat sebagai Jaksa Agung AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026