Suara.com - Seorang pejabat Iran yang dekat dengan Imam Besar Ayatollah Ali Khamenei membantah rumor yang mengatakan bahwa pemimpin berusia 81 tahun tersebut dalam kondisi sakit dan telah menyerahkan tugasnya sehari-hari ke salah seorang puteranya.
"Berkat kemurahan Tuhan dan doa umat beriman, Ayatollah Khamenei dalam kondisi sehat dan sedang sibuk menjalankan tugas sesuai rutinitasnya," kata Mehdi Fazaeli, yang bekerja di bagian penerbitan karya-karya Khamenei, di media sosial Twitter.
Keterangan dari Fazaeli ini juga dikutip oleh kantor berita semi resmi Iran, Fars, demikian diwartakan Reuters pada Senin malam (7/12/2020).
Keterangan Fazaeli ini merupakan respon dari rumor yang beredar hari ini dan diwartakan oleh berbagai media Barat dan Arab bahwa Ayatollah Ali Khamenei sedang sakit.
Ali Khamenei telah berkuasa di Iran sejak 1989. Dalam pemerintahan Iran, ia memiliki wewenang besar dan sering kali menjadi otoritas terakhir yang menentukan kebijakan pemerintah.
Rumor soal kesehatan Imam Besar Khamenei ini juga diikuti oleh Israel. Dua negara ini adalah musuh bebuyutan di kawasan Timur Tengah. Seorang pejabat pertahanan Israel mengatakan pihaknya tak menganggap serius rumor soal Khamenei itu.
"Kami mendengar rumor-rumor ini dan menganggap semua itu sebagai rumor belaka," kata dia, yang identitasnya tidak diungkap, kepada Reuters.
Berita Terkait
-
AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan
-
Puan Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei
-
Menguak Surat Megawati untuk Ali Khamenei di Tengah Retaknya Hubungan Batin Iran-RI
-
Jejak Mojtaba Khamenei: Sosok di Balik Layar yang Kini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
-
Profil Mojtaba Khamenei, Penerus Ali Khamenei di Tengah Kecamuk Perang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka