Suara.com - Hasil perhitungan Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jambi hingga Senin (14/12/2020) malam pukul 18.30 WIB 96,25 persen. pasangan nomor urut 3 Al Haris-Abdullah Sani unggul 37,8 persen atau meraih 569.027 suara.
Sementara pasangan nomor urut 1 yakni Cek Endra-Ratu Munawaroh 37,5 persen atau 565.597 suara. Artinya, selisih antara pasangan nomor urut tiga dan nomor urut satu hanya terpaut 0,3 persen suara.
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Ratu Munawaroh yang juga ibu tiri dari eks Gubernur Jambi, Zumi Zola menyampaikan pesan ke pendukungnya untuk tetap mengawal rekapitulasi suara.
Dalam keterangan tertulisnya yang dilansir Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Ratu mengatakan, dirinya bersama cagub Cek Endra akan terus berjuang dan tidak akan menyerah.
"Allah tidak tidur. Allah maha tahu,” katanya.
Istri mendiang mantan Gubernur Jambi dua periode, Zulkifli Nurdin ini pun memberikan apresiasi kepada tim dan relawan yang selama ini telah mendampinginya.
"Saya tidak mau perjuangan teman-teman yang luar biasa menjadi sia-sia. My full respect to all of you (saya sangat menghormati kamu semua) teman-teman perjuangan. Saya bangga bisa mengenal teman-tim," ujarnya.
Untuk diketahui, Pemilihan Gubernur Jambi di Pilkada Serentak 2020 diikuti oleh tiga pasang calon, berikut sekilas tentang peserta Pilgub Jambi 2020:
- Cek Endra-Ratu Munawaroh Paslon nomor urut satu Cek Endra-Ratu Munawaroh diusung partai PDI Perjuangan, dan Golkar. Cek Endra adalah Bupati Sarolangun 3 periode yakni 2010—2011, 2011—2016 dan 2012—2017. Cek pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Sarolangun periode 2006—2010. Sementara Ratu Munawaroh adalah istri dari almarhum Zulkifli Nurdin, mantan Gubernur Jambi periode 1999-2004 dan 2005-2010. Ratu Munawaroh juga merupakan ibu tiri mantan Gubernur Jambi Zumi Zola.
- Fachrori Umar-Syafril Nursal Pasangan nomor urut dua Fachrori Umar-Syafril Nursal diusung partai Gerindra, PPP, Hanura, dan Demokrat. Fachrori adalah calon petahana yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jambi 2 periode yakni 2010–2015 dan 2016–2018. Sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Manado. Sedangkan Syafril Nursal adalah Anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
- Al Haris-Abdullah Sani Pasangan nomor urut tiga Al Haris-Abdullah Sani diusung partai PKB, PAN, dan PKS. Al-Haris adalah Bupati Merangin 2 periode 2013-2018 dan 2018-2023. Pada periode pertama, ia berpasangan dengan Abdul Khafidh. Pada periode kedua, ia berpasangan dengan Mashuri.
Baca Juga: Teror Geng Motor di Jambi, Polisi Ringkus 8 Pemuda Usai Bacok 2 Pria
Berita Terkait
-
Teror Geng Motor di Jambi, Polisi Ringkus 8 Pemuda Usai Bacok 2 Pria
-
Kebakaran Rumah di Jambi, Ayah-Anak Tewas Terjebak Api
-
Kebakaran Hebat di Jambi, Ayah dan Anak Tewas Tak Bisa Selamatkan Diri
-
Jelang PIlgub Jambi, Polda Sumsel Kembali Kirim 100 Brimob
-
Waduh! Bukannya Dinas, Oknum Polisi di Jambi Malah Sibuk Bobol ATM
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi 'Mens Rea'
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari