Suara.com - Eks Wasekjend MUI Tengku Zulkarnain mengomentari pernyataan Presiden Jokowi terkait bentrok antara polisi dan 6 Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.
Tengku Zulkarnain menyoroti Presiden Jokowi yang sebelumnya menyebut rakyat tidak boleh semena-mena, apalagi sampai membahayakan bangsa dan negara.
Lewat jejaring Twitter miliknya, Tengku Zulkarnain mencolek Presiden Jokowi dan mendesaknya agar merenungkan kembali pernyataan tersebut.
Tengku Zulkarnain memberikan dua opsi bertentangan yang menurut dia perlu untuk dipertimbangkan lagi.
"Mana yang betul. Aparat dilindungi hukum, warga tak boleh semena-mena. Atau warga dilindungi hukum, aparat tak boleh semena-mena," kata Tengku Zulkarnain seperti dikutip Suara.com.
Dengan dua opsi pertimbangan tersebut, Tengku Zul meminta Presiden Jokowi untuk merenung kembali terkait insiden 6 laskar FPI meninggal dunia ini.
"Pak Jokowi tolong renungkan lagi," ujar Tengku Zul.
"Netizen, mana yang paling tepat nomor 1 atau nomor 2?" tandasnya.
Sebelumnya diketahui Presiden Jokowi sudah angkat bicara mengenai 6 Laskar FPI yang ditembak mati.
Baca Juga: Keluarga Tolak Rekonstruksi Lanjutan Tewasnya 6 Laskar FPI Oleh Kepolisian
Pernyataan singkat tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi lewat jejaring Twitter @jokowi, Minggu (13/12/2020).
Jokowi menegaskan, masyarakat sama sekali tidak boleh semena-mena dan melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Apalagi sampai membahayakan bangsa dan negara Indonesia.
"Masyarakat tidak boleh bertindak semena-mena dan melakukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan masyarakat. Apalagi bila perbuatannya sampai membahayakan bangsa dan negara," ungkap Jokowi.
Jokowi dalam pernyataannya ikut menyinggung kasus kematian 4 warga Sigi, Sulawesi Tengah, yang dibunuh secara keji oleh kelompok teroris pimpinan Ali Kalora.
Seiring dengan mencuatnya dua kasus tersebut, Jokowi menyebut aparat saat bertugas menegakkan keadilan dilindungi oleh hukum. Sebab, itu sudah menjadi kewajiban yang harus mereka jalankan.
Oleh karena itu, Jokowi lalu mengimbau agar para aparat penegak hukum tidak gentar sedikitpun untuk menegakkan keadilan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban