Suara.com - Presiden Joko Widodo mengganti beberapa menteri kabinet kerja Indonesia Maju. Salah satu menteri yang diganti yaitu Terawan Agus Putranto.
Jabatan Terawan digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. Hal itu membuat warganet heboh.
Sebuah cuitan di Twitter tentang Terawan viral. Cuitan tersebut ditulis oleh akun Twitter @dianseptiarii.
Dalam cuitan tersebut, Dian mencuitkan tentang 'nasib' Terawan.
"Terawan jadi salah satu dari 9,77 juta orang Indonesia yang kehilangan pekerjaan karena Covid-19," cuitnya.
Cuitan tersebut viral. Bahkan cuitan tersebut disukai hingga 9,8 ribu orang.
Warganet pun memberikan respons kocak. Bahkan, ada yang memberikan candaan Terawan akan mengikuti program Kartu Prakerja.
"Waktunya update Linkedin," balas akun @sinq*****.
"Welcome to the club, Pak!" timpal akun @mooy***.
Baca Juga: Menkes Baru Tak Punya Background Kesehatan, Ini Tanggapan PPNI
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan nama-nama menteri baru dalam reshuffle kabinet kerja.
Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan nama-nama menteri baru dalam reshuffle kabinet kerja.
Jokowi juga memilih enam menteri baru, yaitu Tri Rismaharini, Sandiaga Uno, Budi Gunadi Sadikin, Sakti Wahyu Trenggono, Yaqut Cholil Qoumas dan Muhammad Lutfi.
Terawan Dicopot Sebagai Menkes, Pernah Langgar Prokes Saat di Solo
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pergantian menteri. Khususnya bagi menteri yang sudah menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelumnya, jelang pelantikan menteri barunya, Jokowi pun mengunggah pesan singkat lewat akun resmi facebook Presiden Joko Widodo.
Berita Terkait
-
Ditunjuk Jadi Menkes, Ini Gerak Cepat yang Harus Dilakukan Budi Gunadi
-
Menkes Baru Tak Punya Background Kesehatan, Ini Tanggapan PPNI
-
Andi Arief: Dokter Jujur Pak Terawan, Terima Kasih Pengabdiannya
-
Jokowi Copot Terawan, Menkes Sekarang Budi Gunadi Sadikin
-
Terawan Dicopot Sebagai Menkes, Pernah Langgar Prokes Saat di Solo
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan