Suara.com - Presiden AS Donald Trump mendapat kado akhir tahun yang menyenangkan. Berdasarkan jajak pendapat Gallup, ia terpilih sebagai pria yang paling dikagumi tahun 2020.
Menyadur Gallup Kamis (30/12), Trump mengalahkan Barack Obama yang pernah menduduki posisi itu selama 12 tahun terakhir. Pada 2017 dan 2018, Donald Trump berada di urutan kedua di bawah Obama.
Setelah itu, dua Presiden AS ini bersamaan menempati urutan pertama di tahun 2019. Tahun ini Trump akhirnya bisa menyalip Obama.
Dalam situs resminya, Gallup menulis Trump adalah orang pertama yang ada dalam pikiran warga Amerika ketika mereka disuruh menyebut pria yang paling ada dalam pikiran.
Ketika presiden bukan jadi pilihan utama, biasanya karena dia tidak populer secara politik dan hal itu terjadi pada 2017 dan 2018 ketika Trump memiliki peringkat persetujuan 36% dan 40%, dan menempati posisi kedua setelah Obama.
Secara keseluruhan, jajak pendapat menyebut 18% warga Amerika memilih Trump, 15% Obama, 6% Biden, dan 3% Fauci.
Sisa 10 orang teratas termasuk Paus Francis, pengusaha Elon Musk, Senator Vermont Bernie Sanders, salah satu pendiri Microsoft Bill Gates, pemain bola basket LeBron James dan Dalai Lama, pemimpin spiritual umat Buddha Tibet.
Untuk sosok wanita yang paling dikagumi, 10% warga Amerika menyebut Michelle Obama, 6% menyebut Kamala Harris dan 4% menyebut ibu negara saat ini Melania Trump.
10 wanita lainnya yang juga paling dikagumi tahun ini adalah Oprah Winfrey, Angela Merkel, Hillary Clinton, Perwakilan New York Alexandria Ocasio-Cortez, Ratu Elizabeth II, Hakim Mahkamah Agung Amy Coney Barrett dan Greta Thunberg.
Baca Juga: Rencana Besar Joe Biden: Tunjuk Barack Obama Jadi Dubes AS di Inggris
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank