Suara.com - Tak semua orang bisa membuat desain, bahkan diantara mereka rela mengeluarkan uang untuk sekolah desain. Maka tak jarang, harga jasa desain begitu mahal.
Itu juga dikarenakan ide dan kreatifitas desainer sulit dinilai dalam bentuk uang. Apalagi bagi mereka yang sudah berpengalaman dan profesional mendesain.
Namun, tak sedikit orang yang kurang paham dan tak menghargai pekerjaan tersebut. Malah ada yang menganggap remeh bidang tersebut.
Seperti cerita yang dibagikan oleh akun Twitter @plastikmicin, tentang seseorang yang minta dibuatkan logo untuk perusahaannya.
"Submisi: Dimintai bikin logo bebas hak cipta untuk perusahaan, tapi...," tulis keterangan unggahan tersebut.
Dalam unggahan itu terlihat sejumlah tangkapan layar berisi percakapan WhatsApp. Salah seorang pengirim pesan, meminta untuk dibuatkan logo bebas lisensi hak cipta untuk perusahaannya pada seorang desainer.
"Om gue ada bisnis nih," tulis pelanggan itu.
"Bisnis apa nih? Lendir bukan," jawab desainer.
"Buat logo buat perusahaan, jangan sampai kena lisensi, sanggup enggak?," tawar pelanggan.
Baca Juga: Dianggap Jelek, Ibu ini Suruh Anaknya Putuskan Sang Pacar!
Diketahui desainer itu memberi pekerjaan tersebut pada anak-anaknya, karena mereka begitu jago membuat desain dan bukan plagiat. Apalagi ia menyebut anaknya itu lulusan kampus yang bagus.
Lantas, sang pelanggan pun meminta agar dibuatkan dua logo dengan budget Rp 100 ribu per logo.
Namun, desainer itu menolak karena harga yang ditawarkan pelanggannya itu begitu jauh dengan biaya yang ia patok.
"Oh kalau budget segini mah belum bisa," terang desainer.
"Berapa? Per logo berapa?," tanya lagi pelanggan itu.
Tampak, sang desainer itu kemudian mengirimkan daftar harga desain yang bernominal jutaan rupiah.
Mengetahui hal tersebut, pelanggan itu malah kesal lantaran harga yang dipatok dan pengerjaan desain tersebut dilakukan oleh anak desainer itu.
Padahal anak desainer itu merupakan lulusan desain di kampus ternama di Jakarta Barat.
"Iya suruh cari aja pelanggan yang lain. Kayak sudah pro aja wkwkw," ujar kesal pelanggan itu.
Melihat balasan pelanggannya itu, desainer tersebut lalu menyuruhnya untuk mendesain sendiri logo perusahaannya itu menggunakan Canva.
Unggahan percakapan antara desainer dan pelanggan yang tak mau rugi itu pun mendadak viral di Twitter, hingga mendapat lebih dari 11,4 ribu suka dan 3 ribu retweet.
Tak sedikit warganet yang geram karena aksi pelanggan tersebut, terlebih dengan perkataannya itu.
"Gue yakin perusahaan kasih ke orangnya itu jutaan tapi dia sengaja cari yang 100an biar dia untung banyak," ujar akun @yasirnurpras_.
"Nih sistem orang ketiga sebenernya ya yang merusak harga," balas pengunggah kisah itu.
"Kalau dapet client kayak gini saya kasih gratis deh, tapi tarung di ring dulu, smackdown tipis-tipis kalau dia bisa menang baru tak kerjain logonya," imbuh akun @looheeeee.
"Heh aku suka ikutan lomba desain logo buat BUMN atau perusahaan lain hadiahnya ratusan jeti loh. Ini malah cuman dibayar 100k. Situ yakin?," cerita akun @womansoon_.
"Mereka tuh pengen bagus, tapi modal tipis yaa gimana yaa," celetuk akun @vitrava_.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Keluarga Emosi, Belum Diperiksa Pasien Dinyatakan Positif Covid-19
-
Bikin Jantungan! Sosok Ini Muncul di Video Call Sejoli yang Ketiduran
-
Bocah Laki-laki Terguling di Eskalator, Warganet Salah Fokus ke Pria Ini
-
Pamer Bungkus Sambal, Warganet Syok Berat Pas Lihat Ada Gambar Makanan Ini
-
Dianggap Jelek, Ibu ini Suruh Anaknya Putuskan Sang Pacar!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi