Suara.com - Apakah kamu pernah mendengar istilah perubahan sosial? Kata perubahan sosial kerap muncul di berbagai artikel maupun berita surat kabar. Nah, apakah anda paham pengertian perubahan sosial? Simak penjelasannya berikut ini.
Seiring perkembangan zaman yang semakin maju dari segi teknologi dan aspek kehidupan lainnya, tanpa disadari tentu banyak terjadi perubahan sosial dalam hidup. Misalnya, dulu kita menggunakan telepon umum dan harus mengantre berjam-jam untuk bisa berkomunikasi dengan sanak keluarga maupun sahabat.
Namun kini, kebiasan tersebut sudah ditinggalkan karena masyarakat sudah mampu membeli telepon genggam atau smartphone yang memudahkan mobilitas sehari-hari. Lalu, apa arti perubahan sosial? Berikut penjelasan perubahan sosial menurut para ahli.
1. William F. Ogburn
Ogburn tidak mendefinisikan perubahan sosial, namun ia memberikan pengertian yang spesifik mengenai perubahan sosial itu sendiri. Menurut Ogburn, perubahan-perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan baik yang material maupun yang non-material.
2. Gillin dan Gillin
Kedua ahli ini mengatakan bahwa perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.
3. Koenig
Perubahan sosial merujuk pada modifikasi-modifikasi yang ada di dalam pola kehidupan manusia termasuk di dalamanya terkait terminologi urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Baca Juga: Pengertian Kearifan Lokal oleh Para Ahli
Perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Lebih lanjut, Soemardjan menjelaskan bahwa fungsi, peran, dan pola pikir masyarakat akan berubah saat struktur di dalamnya berubah.
Perubahan sosial merupakan perubahan dalam struktur sosial dan pola hubungan sosial yang didalamnya mencakup sistem status, hubungan keluarga, sistem politik dan kekuasaan, ataupun penduduk.
6. Hans Garth dan C. Wright Mills
Sedangkan menurut Hans Garth dan C. Wright Mills, perubahan sosial adalah segala hal yang terjadi yakni kemunculan, perkembangan, atau kemunduran, dalam waktu tertentu yang berpengaruh terhadap peran, lembaga, tatanan, dan struktur sosial.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Ditembakkan Militer Israel, Ini Bahaya Peluru Fospor Putih untuk Anak dan Perempuan
-
Iran Mulai Tebar Ranjau di Selat Hormuz, Trump Beri Peringatan Keras
-
Diancam Kehancuran Total oleh AS, Teheran Peringatkan Donald Trump: Anda yang Bakal Binasa!
-
Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu
-
Hilang dari Publik, Media Iran Rilis 5 Indikator Benjamin Netanyahu Tewas
-
Menteri LH Pastikan Usut Pidana Longsor Bantargebang, Praktik Open Dumping Jadi Fokus
-
Konflik Kian Panas, Iran Tutup Pintu Gencatan Senjata Lawan Rezim Zionis
-
Tragedi Bantargebang Disebut Terbesar Kedua, Menteri LH Desak Praktik Open Dumping Segera Dihentikan
-
Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati
-
Gubernur Pramono Tegaskan Ormas Minta THR Tak Boleh Paksa Warga: Jaga Kondusivitas Jakarta!