- Polisi meringkus pelaku penusukan berinisial H (25) di Pasar Gaplok, Jakarta Pusat pada Rabu, 14 November 2025.
- Pelaku H ditangkap di Cilebut Timur, Bogor pada Sabtu, 22 November 2025, dan menyerang korban dengan golok.
- H dijerat Pasal 351 KUHP terkait penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun delapan bulan penjara.
Suara.com - Polisi meringkus seorang pelaku penusukan yang terjadi di Pasar Gaplok, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/11/2025) lalu.
Kapolsek Senen, AKP Andre Tri Putra, mengatakan bahwa pelaku berinisial H (25), ditangkap saat bersembunyi di Kampung Wanasari, Cilebut Timur, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (22/11/2025) kemarin.
Andre mengatakan, pelaku menyerang korban menggunakan golok, saat korban baru keluar dari kamar mandi di Pasar Gaplok.
Korban yang terluka di dada sebelah kiri langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Andre mengatakan bahwa saat penangkapan, H tidak melakukan perlawanan. Ia langsung mengakui segala perbuatannya.
"Ia juga menunjukkan lokasi penyimpanan golok di kontrakannya di Tanah Tinggi," kata Andre saat dikonfirmasi, Minggu (23/11/2025).
Dari tangan pelaku, aparat menyita satu barang bukti berupa golok berukuran 40 cm, yang dibungkus menggunakan sarung kayu berwarna coklat.
Atas perbuatannya, H dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara.
"Kami tidak akan memberi kompromi terhadap pelaku kekerasan bersenjata tajam, sehingga masyarakat tetap aman di Pasar Gaplok," tandas Andre.
Baca Juga: Pria Diduga ODGJ Mengamuk di Cilandak, Empat Warga dan RT Jadi Korban Penusukan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi
-
CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua
-
Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut
-
Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci
-
Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?
-
Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan
-
Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO
-
Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif
-
Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata
-
Galian PAM Jaya di Condet Jadi Biang Kerok Kecelakaan! Dirut Janji Percepat Pengerjaan Usai Viral