Suara.com - Seorang pria tua tega menembak tetangganya sendiri hingga tewas setelah terjadi cekcok di sebuah pemakaman karena salah satu dari mereka tidak memakai masker.
Menyadur Khaosod English, Minggu (10/1/2021) Kepolisian Thailand mengatakan Jumnean Sri-orn (73) menembak mati seorang pria bernama Samran Tawai (50), sekitar tengah malam di pemakaman di distrik Chaweng.
Jumnean dilaporkan bertengkar sengit dengan Samran karena tidak mengenakan masker dii acara pemakaman dan mereka dikatakan memang sudah tidak akur sejak awal.
"Mereka memiliki banyak masalah pribadi yang sudah ada sebelumnya," kata Kolonel Sutat Songsayom dari Kepolisian Chawang melalui telepon, Kamis.
"Saya tidak dapat memberi tahu Anda apa itu, karena itu pribadi." sambungnya.
Saat cekcok, Jumnean kemudian pergi menggunakan sepeda motornya, tetapi Samran mencegat dan mendorongnya, kata saksi mata.
Jumnean kemudian mengeluarkan pistol 357-nya dan menembak wajah Samran. Korban langsung meninggal di tempat kejadian, menurut saksi mata.
Salah satu petugas pemakaman adalah seorang polisi, yang dengan cepat menangkap Jumnean di tempat kejadian.
Jumnean dituduh melakukan pembunuhan dan membawa senjata api tanpa izin; polisi mengatakan dia mengakui tuduhan itu. Dia menghadapi hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah.
Baca Juga: Praveen / Melati Enggan Terbuai Absennya China-Jepang di Tur Asia
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan
-
Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi
-
Tunjuk Suhud Alynudin, Fraksi PKS Jelaskan Alasan Pergantian Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta
-
KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
-
Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global
-
UU PPRT Sah Setelah 22 Tahun, PKB: Jangan Sampai Jadi Macan Kertas!
-
Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita
-
KPK Bongkar Modus Fraud di Pasar Modal: dari Manipulasi Saham hingga Penyalahgunaan Dana Nasabah
-
AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud
-
China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya