Suara.com - Seorang pria berambut gondrong menjadi korban begal payudara di Yogyakarta. Cerita tersebut diungkap oleh pengguna akun Twitter @banumelody.
Seperti dilansir dari Solopos.com jaringan Suara.com, Jumat (15/1/2021), cerita tersebut dijelaskan bahwa korban mengalami begal payudara di Jalan Kaliurang, Jogja.
Pria yang memiliki rambut gondrong ini diremas payudaranya oleh orang yang tidak dikenal.
"Barusan jadi korban remes tetek di jakal, Sleman, Yogyakarta . masuk jalan ke arah perumahan banteng. Si g***** Aku kan laki rambut panjang, lah diremes.Ati2 ya Cewe2 kalau pulang malem. Banyak orang bego," kata dia.
Tak hanya diam, ia pun berusaha mengejar pelaku begal payudara itu. Tetapi, pelaku yang diduga mengendarai sepeda motor langsung melarikan diri.
"Si g*****, dia ngejar dari belakang. Trus ngeremes dada kanan. Lah. Ku kejar dia langsung ngebut. Hati2 ya buat para cewek. Aku aja kaget dan langsung ngefreeze lho.. shock," tambah dia.
Pengguna akun @banumelody itu pun terheran-heran. Padahal penampilan dia sangat tertutup karena mengenakan jas hujan dan hanya memperlihatkan rambut panjangnya saja bisa menjadi korban begal payudara di Jogja.
"Yg sering bilang, 'makanya aurot, penampilan tuh dijaga, biar g ngundang napsu.' Ga gitu gess! Krn gerimis, ane pake mantel baju + celana panjang, tebel, pake balaclava + helm. Cuma kelihatan rambut panjang ane, dikit aja di celah balaclava-helm. Eh dibegal payudara. Ane laki," imbuh dia.
Untuk mencari tahu pelaku, ia pun mencoba mengecek rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian.
Baca Juga: Viral Begal Payudara di Batas Desa, Rampas Harta Lalu Pegang Dada
"Andai Anda pelakunya, monggo DM, kita rembugkan apik2an. Gampang ra tak gawe ribut," beber dia.
Curhatannya menjadi korban begal payudara menjadi viral di media sosial. Berdasarkan pantauan Solopos.com pada Jumat (15/1/2021), cuitan tersebut diunggah ulang 22.000 kali dan disukai lebih dari 60.000 kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta