Suara.com - Perwakilan Komjen Listyo Sigit Prabowo menyambangi Komisi III DPR pada sore ini. Kunjungan tersebut untuk menyampaikan makalah Listyo sebagai calon tunggal Kapolri yang bakal melakukan fit and proper test Rabu besok.
Dari pantauan, makalah milik Listyo itu dibawa oleh sejumlah perwakilan di antaranya Kadiv Propam Irjen Pol Ferdi Sambo, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta. Penyerahan di ruang rapat Komisi III pun berlangsung tertutup.
"Jadi kegiatan kita hari ini menyerahkan naskah fit and proper test yang akan dilaksanakan. Intinya itu saja, kami datang ke sini mewakili calon kapolri bapak calon Kapolri," kata Wahyu di Kompleks Parlemen DPR, Selasa (19/1/2021).
Wahyu menegaskan bahwa kehadiran dirinya hanya sebagai perwakilan bukan tim ahli. Karena itu, dirinya enggan memberikan penjelasan lebih mendalam perihal makalah Listyo.
"(Judul makalah) besok disampaikan. Itu bukan kewenangan saya," kata Wahyu.
Sementara itu Anggota Komisi III DPR Arsul Sani sempat memperlihatkan bentuk makalah milik Listyo yang dibungkus di dalam kotak kemasan.
Saat diperlihatkan tampak judul makalah milik Listyo, yakni PRESISI yang merupakan akronim dari Prediktif-Responsibilitas-Transparansi-Berkeadilan.
Namun Arsul mengaku belum mengetahui detail berapa total jumlah halaman makalah milik Listyo lantaran baru saja ia buka di depan awak media.
"Belum lah ini belum dibuka," kata Arsul.
Baca Juga: Cerita Komjen Listyo Bangun Masjid Hingga Pondok Gangguan Jiwa di Jogja
Tag
Berita Terkait
-
Komjen Listyo akan Serahkan Makalah Calon Kapolri Sore Nanti, Ini Kata DPR
-
Sore Ini DPR akan Terima Makalah Calon Kapolri Komjen Listyo
-
Cerita Komjen Listyo Bangun Masjid Hingga Pondok Gangguan Jiwa di Jogja
-
Gus Miftah Bongkar Sepak Terjang Komjen Listyo, Ia Layak Jadi Kapolri
-
Calon Kapolri Non-Islam, Gus Miftah Ingatkan Polri Bukan Lembaga Dakwah
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam
-
Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari
-
Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global