Suara.com - Belakangan ini, profil Bernie Sanders, salah satu senator Amerika Serikat mendadak ramai diperbincangkan oleh netizen Indonesia. Hal ini bermulai dari meme Bernie Sanders yang hadir saat pelantikan Joe Biden.
Dalam meme tersebut, Bernie terlihat duduk sendirian, mengenakan jaket tebal, masker medis, dan kaus tangan seperti sedang kedinginan.
Penampakan dirinya terlihat menonjol di antara tamu lainnya yang hadir dengan pakaian glamour. Meme tersebut sontak langsung viral dan mengundang gelak tawa netizen. Bahkan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun mengunggah potret dirinya sedang berboncengan dengan Bernie Sanders.
Lalu, siapakah Bernie Sanders? Berikut profil Bernie Sanders terlengkap.
Bernie Sanders memiliki nama lengkap Bernard Sanders. Ia lahir di Brooklyn, New York, AS, pada 8 September 1941. Bernie merupakan anak dari keluarga yang berprofesi sebagai buruh.
Riwayat pendidikan Bernie Sanders dimulai ketika ia SMA di Madison High School. Selanjutnya, Bernie Sanders berkuliah 1 tahun di Brooklyn College.
Bernie Sanders menyelesaikan studinya di University of Chicago pada tahun 1964. Saat menjadi mahasiswa, Bernie dikenal sebagai sosok yang vokal dan pembela hak-hak sipil rakyat.
Baca Juga: Potret Ridwan Kamil Naik Motor Bikin Geger, Boncengers Disorot Warganet
Ia tumbuh menjadi seorang politisi Amerika dan menjabat sebagai junior Senator dari Vermont Amerika Serikat sejak tahun 2007. Selain itu, Bernie juga merupakan seorang senator paling sepuh yang dipilih melalui jalur independen sepanjang sejarah Kongres AS.
Di tahun 2016 dan 2020, Bernie mencalonkan diri sebagai presiden AS. Namun, pada April 2020, ia mengumumkan mengundurkan diri sebagai calon presiden AS dari Partai Demokrat.
Bernie juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Burlington melalui pemilihan jalur independen tahun 1981. Ia kemudian kembali menduduki jabatan yang sama sebanyak 3 kali berturut-turut.
3. Terlibat dalam Beberapa Isu
Bernie pun juga terlibat dalam isu-isu seperti reformasi keuangan, kesejahteraan korporasi, global warming, hak LGBT, cuti orang tua, kesehatan, ketimpangan sosial, hingga mengecam kebijakan AS dan menentang Perang Irak, hingga Perang Teluk Pertama.
Tak hanya itu, Bernie Sanders juga menyuarakan tentang kebebasan dan hak-hak sipil, mengkritik diskriminasi rasial.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Puan Maharani Sampaikan Duka atas Wafatnya Try Sutrisno, Sebut Indonesia Kehilangan Tokoh Bersahaja
-
Eks Kapusdatin Ungkap Gaji Tenaga Ahli Era Nadiem Capai Ratusan Juta dari APBN
-
Ketua MPR Sebut Rencana Presiden Prabowo Jadi Juru Damai AS-Iran Membanggakan
-
Militer AS Gunakan AI Claude Serang Iran, Padahal Trump Sudah Putus Hubungan dengan Pemiliknya
-
Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI Try Sutrisno di TMP, Langit Kalibata 'Menangis'
-
Waspada Lonjakan Mendadak! Polri Siapkan 161 Ribu Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026
-
Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran
-
Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Operasi Ketupat 2026, Polri Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan