Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengatakan para menteri yang menjadi pembantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus siap setiap saat apabila ada perombakan kabinet. Hal itu dikatakam Azis seiring isu reshuffle yang dihembuskan relawan Jokowi.
Menurut Azis mengenai kocok ulang posisi menteri sepenuhnya menjadi hak prerogatif Jokowi. Hanya saja ia menekankan agar para menteri yang nantinya diganti harus siap.
"Mengenai isu reshuffle sampai hari ini kita tampung mengenai adanya reshuffle, itu hak preogratif presiden. Dan semua pembantu presiden harus siap diganti dan dicopot," kata Azis di Kompleks Parlemen DPR, Kamis (4/2/2021).
"Kami tunggu keputusan presiden siapapun yang akan diganti. Mengenai isu yang diganti kewenangan ada di bapak presiden," sambung Azis.
Diketahui, Presiden Jokowi dikabarkan kembali me-reshuffle menteri di kabinet dalam waktu dekat. Ada 3 menteri yang ada direshuffle.
Hal itu dikatakan relawan Jokowi, Ketum Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer. Immanuel Ebenezer mengatakan reshuffle menteri ini akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Reshuffle jilid 2. Katanya sih dekat-dekat ini," kata Ebenezer seperti dilansir Solopos.com, Rabu (3/2/2021).
Ebenezer mengatakan setidaknya akan ada 1 hingga 3 menteri yang akan digusur.
Namun, Ebenezer tidak mengetahui nama menteri yang akan di-reshuflle itu. Ia juga tidak menyebut dari mana sumber informasi tersebut.
Baca Juga: Relawan: Jokowi Akan Reshuffle 1 Sampai 3 Menteri Sebentar Lagi
"1 sampai 3," ucapnya singkat.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah melakukan reshuffle Kabinet Kerja di akhir tahun 2020.
Dalam reshuffle pertama ini, ada 6 posisi menteri yang di-reshuffle.
Berikut 6 menteri baru yang direshuffle Jokowi pada 23 Desember 2020:
- Tri Rismaharini menjadi Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Juliari Batubara yang terlibat kasus korupsi.
- Sandiaga S Uno menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menggantikan Wishnutama.
- Budi G Sadikin menjadi Menteri Kesehatan (Menkes) menggantikan Terawan Agus Putranto.
- Yahya Cholil Stakuf menjadi Menteri Agama (Menag) menggantikan Fachrul Razi.
- Wahyu Sakti Trenggono jadi Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) menggantikan Edhy Prabowo yang terlibat kasus korupsi.
- M Lutfi menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) menggantikan Agus Suparmanto.
Berita Terkait
-
Prabowo Gelar Reshuffle Ganti Sri Mulyani, IHSG Langsung Anjlok 1,28 Persen
-
PAN Isyaratkan Zulkifli Hasan Masuk Kabinet Jokowi - Maruf Amin
-
Mendadak Dipanggil Jokowi ke Istana Jelang Isu Reshuffle Rabu Besok, Eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto: Saya Ngebut
-
Waketum PKB: 15 Juni Rabu Pon, Biasanya Ada Reshuffle
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
Terkini
-
Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit di Kalimantan
-
'Merebut Kembali Indonesia!' GERAM Ikut Melebur Bersama Warga Pati Geruduk DPR Besok
-
Prabowo Minta Cabut Perda, Tokoh Dayak Tegaskan Peladang Jangan Dikambinghitamkan Soal Karhutla
-
Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik
-
Tren Job Hugging di Kalangan Gen Z: Saat Bertahan Jadi Pilihan Paling Aman
-
5 Rekomendasi Bedak untuk Touch Up Praktis Dilengkapi Cermin dan Spons
-
Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!
-
Budi Arie Dituding Makar, Relawan Prabowo Desak Polisi Periksa Soal 'Patahan Sejarah'
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Jejak Digital Bripka E Pelaku Pelecehan Seksual Viral: Tak Dipecat karena Pendakwah