Suara.com - Seorang wanita di Malaysia terekam kamera sedang melanggar rambu lalu lintas dan nyaris membahayakan pengemudi lainnya. Emak-emak ini juga ngamuk karena diklakson di tengah jalan.
Menyadur World of Buzz Kamis (04/02), mobil wanita yang mengaku sebagai dokter ini nyaris tabrakan dengan mobil milik Fadzli Amin di dekat RSUD Serdang pada 2 Februari.
Semua ini bermula saat wanita yang tak diketahui namanya ini memotong jalan Fadzli dengan memutar balik kendaraannya secara tiba-tiba. Spontan, pria ini membunyikan klakson untuk memberi teguran.
Rupanya wanita itu tak terima dan membalas klakson Fadzli dengan heboh ketika mereka berhenti di lampu merah.
Ia mulai berteriak dengan marah sambil melontarkan kata-kata kotor ke arah Fadzli dan menuduh pria itu melakukan kesalahan. Ia lalu mengeluarkan stetoskop dan mendoakan Fadzli kena Covid-19.
"Apa kamu lihat ini? Saya berdoa agar Anda tertular Covid," bentak wanita itu. Fadzli lantas mengunggah video tu di Twitter yang kemudian menjadi viral. Ia menjelaskan bahwa mobilnya tidak melaju kencang saat itu.
"Sepertinya saya mengemudi cepat karena mobil di pinggir jalan semuanya terparkir dan tidak bergerak, jadi pemandangan dari kamera terlihat seperti mobil saya melaju kencang."
Sementara itu, Direktur RSUD Serdang merilis pernyataan yang menyebut wanita itu bukan staf RS Serdang atau Kementerian Kesehatan (Depkes).
"RSUD Serdang mencatat isu viral di Twitter Fadzli Amin, tertanggal 2 Februari 2021 terkait perilaku perempuan yang diduga melakukan putar balik di lampu lalu lintas depan RS Serdang serta dialog antara pengemudi dan pemilik Twitter."
Baca Juga: Tak Terima Diklakson, Seorang Pria Tega Pukul Wanita hingga Babak Belur
"Perlu dicatat bahwa setelah dilakukan peninjauan, wanita yang dituduhkan oleh Bapak Fadzli Amin bukanlah anggota staf Rumah Sakit Serdang dan Kementerian Kesehatan Malaysia."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Pilkada Lewat DPRD Bukan Cuma Hemat Biaya, Populi Center: Ini 4 Syarat Beratnya
-
Status Tersangka Tak Membuat Dokter Richard Lee Ditahan, Polisi Beberkan Alasan Kuncinya
-
Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya
-
Proyeksi MRT Jakarta: Target Monas Beroperasi 2027, Kota Tua Menyusul 2029
-
Rakyat Tolak Pilkada via DPRD, Deddy Sitorus: Mereka Tak Mau Haknya Dibajak Oligarki
-
Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini
-
Prabowo Wanti-wanti Atlet Jangan Pakai Bonus untuk Hal Negatif
-
Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!
-
Buntut Demo Agustus 2025 di Depan Polres Jakut, 60 Terdakwa Dituntut 1 Tahun Penjara
-
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana