Suara.com - Salah satu hal yang paling krusial saat hendak membeli tanah adalah mengecek keaslian sertifikatnya. Namun Anda tidak perlu khawatir sebab ada aplikasi Sentuh Tanahku. Simak cara menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku berikut.
Sertifikat tanah adalah surat bukti pemilikan tanah yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang, dalam hal ini adalah Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Jadi, saat hendak membeli tanah, sebaiknya Anda mengecek atau memeriksa keaslian sertifikat dari penjual. Lantas, bagaimana caranya?
Cara mengetahui sertifikat tanah tersebut asli atau tidak, Anda bisa menggunakan jasa notaris yang akan mengurus pengecekan berkas sertifikat tanah. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan dengan cara mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).
BPN akan mengecek keaslian sertifikat tanah berdasarkan peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, dan buku tanah. Hal tersebut telah diatur dalam Pasal 34 PP Nomor 24 Tahun 1997. Meskipun prosesnya bisa berlangsung hanya dalam waktu satu hari, namun jika antrean sedang banyak, Anda bisa menunggunya sampai keesokan harinya.
Untuk memudahkan dalam melakukan pengecekan dan pengurusan berkas sertifikat tanah, kini Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) meluncurkan aplikasi “Sentuh Tanahku”. Aplikasi itu bisa diunduh secara gratis melalui PlayStore atau App Store.
Apa itu Aplikasi Sentuh Tanahku?
Dikutip dari situs resmi ATR/BPN, dengan aplikasi Sentuh Tanahku, jika sertifikat tanah belum terdaftar pada aplikasi, maka Anda dapat melaporkannya secara langsung melalui aplikasi tersebut dengan menyertakan informasi rinci sertifikat dan foto bukti sertifikat Anda.
Namun, untuk dapat menggunakan fitur info berkas dan info sertifikat, Anda wajib mengonfirmasikan nomor induk kependudukan (NIK) terlebih dahulu ke kantor pertanahan terdekat untuk proses aktivasi.
Baca Juga: Soal Sertifikat Tanah Elektronik, Mardani Ali: Hati-hati Kebocoran Data
Selain itu, aplikasi Sentuh Tanahku juga menyajikan fitur untuk partisipasi plot bidang tanah jika sertifikat tanah Anda belum terdata sebagai persil bidang pada peta yang bisa diperiksa pada fitur lokasi bidang tanah.
Berbagai informasi syarat-syarat pengurusan pelayanan juga telah disajikan beserta simulasi biaya yang interaktif, sehingga Anda dapat memprediksi besaran biaya yang diperlukan untuk pengurusan layanan tersebut.
Bagaimana Cara Menggunakan Aplikasi Sentuh Tanahku?
Berikut ini adalah panduan untuk menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku seperti dikutip dari situs resmi BPN:
- Pertama, unduh aplikasi Sentuh Tanahku di PlayStore atau App Store.
- Kemudian daftar Akun Baru.
- Setelah pendaftaran akun berhasil, lalu login menggunakan username dan password.
- Perangkat mobile akan menerima notifikasi secara real-time dari sistem dan menampilkan info tersebut pada header bar untuk Android dan notification center pada iOS.
- Untuk mengetahui berkas yang dimohon kepada Kantor Pertanahan, Anda dapat menggunakan menu Info Berkas.
- Sedangkan menu Info Sertifikat akan menampilkan informasi daftar kepemilikan beserta rincian sertifikat.
- Untuk melakukan ploting bidang, Anda harus memasukkan nomor sertifikat yang akan di-plotting.
- Lalu ada menu Lokasi Bidang Tanah dan menu Info Layanan yang juga dapat diakses.
Sebagai pengguna, Anda dapat memilih jenis layanan yang diinginkan atau mencari berdasarkan kata kunci. Dengan menyentuh layanan yang dimaksud, aplikasi Sentuh Tanahku akan menampilkan persyaratan, waktu (sesuai SPOPP 1/2010), tarif biaya (sesuai PP 128 / 2015), beserta simulasi biaya.
Demikian penjelasan tentang aplikasi Sentuh Tanahku yang dirilis Kementerian ATR/BPN untuk memudahkan masyarakat dalam mengecek keaslian sertifikat tanah atau mengurus dokumen pertanahan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok