Suara.com - Habib Rizieq Shihab mengutarakan rasa kehilangan setelah Ustadz Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata meninggal dunia setelah menderita sakit di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (8/2/2021), malam. Rizieq menyayangkan penyidik tidak mengabulkan permohonan penangguhan penahanan yang diajukan sebelum Ustadz Maaher wafat.
Pesan Habib Rizieq Shihab disampaikan oleh pengacaranya, Aziz Yanuar, Selasa (9/2/2021), "Beliau sangat sedih dan berduka cita, Ustadz Maher sudah sakit parah."
Sebelum meninggal dunia, Ustadz Maaher menderita sakit dan pengacaranya pernah mengajukan permohonan penangguhan penahanan, "Penangguhan tapi tidak dipedulikan, pernah dirawat sebentar, tapi tidak tuntas, akhirnya meninggal."
Hal itu kemudian mengingatkan Aziz Yanuar pada pengalaman Habib Rizieq sendiri yang beberapa kali pernah mengajukan penangguhan penahanan, tetapi kata Aziz Yanuar, penyidik tidak mengabulkan, padahal untuk kepentingan pemulihan kesehatan.
"HRS berulangkali ajukan permohonan pembantaran dan penangguhan untuk pemulihan kesehatan, tapi juga tidak dipedulikan. Apa HRS mau di-Maaher-kan? Itu kata beliau," kata dia.
Jenazah Ustadz Maaher akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Pesantren Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang, Banten, hari ini.
Ustadz Maaher tersangkut kasus hukum karena diduga menyampaikan ujaran kebencian di media sosial. Ustadz Maaher diamankan polisi di daerah Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (4/12/2020), sekitar jam 04.00 WIB.
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik