Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti belakangan menjadi sorotan karena dituding bersikap melawan Presiden Jokowi.
Tudingan itu mencuat setelah Susi Pudjiastuti membalas salah satu cuitan akun resmi Presiden Jokowi di Twitter.
Pernyataan Susi Pudjiastuti menuai kritikan keras dari sejumlah warganet, termasuk politisi Ferdinand Hutahaean.
Permasalahan itu kembali dibahas oleh Susi Pudjiastuti saat menjadi tamu dalam acara Kamar Rosi yang videonya diunggah saluran YouTube Kompas TV, Selasa (9/2/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Susi Pudjiastuti membantah cuitannya bermaksud untuk melawan Presiden Jokowi.
"Orang jadi melihat Ibu itu seperti melawan Jokowi," ujar Rosi membuka pembicaraan.
"Tidak. Tidak ada (melawan Jokowi). Saya memohon bapak untuk mengimbau," jawab Susi Pudjiastuti.
"I will ask Pak Jokowi to do anything that is good for people, that's it (Saya minta Pak Jokowi melakukan apapun yang baik untuk orang-orang, hanya itu -- RED)," sambung Susi Pudjiastuti.
Kemudian, Susi Pudjiastuti bersama Rosi mengungkit aksi balas membalas cuitannya dengan Ferdinand Hutahaean.
Baca Juga: Kritik Pemerintah Diserang Buzzer, DPR: Masyarakat Kritik Lewat Buzzer Lagi
Perdebatan sengit antara Susi Pudjiastuti dengan Ferdinand Hutahaean bermula pada Minggu (7/2/2021) pagi. Akun Jokowi mencuitkan ajakan untuk disiplin menegakkan protokol kesehatan (prokes) supaya pandemi segera usai.
Susi Pudjiastuti kemudian merespons dengan permohonan supaya Jokowi membantu menghentikan ujaran kebencian berbau SARA lantaran menambah keruh suasana di tengah pandemi.
"Mohon dibantu dengan himbauan dari Bapak Presiden untuk menghentikan Hate speech .. ujaran kebencian yang baik yang mengatasnamakan agama, Ras atau Suku, Relawan dan lain-lain ... Pandemi sudah cukup membuat depress ekonomi sosial juga kesehatan jiwa masyarakat semua," kicau pemilik Susi Air ini.
Beberapa jam kemudian, Ferdinand menimpali cuitan Susi Pudjiastuti.
Dia protes karena kicauan Susi Pudjiastuti menurutnya mengandung indikasi adanya tuduhan bahwa Jokowi punya kaitan dengan ujaran kebencian.
"Sebagai mantan menteri, tak sepatutnya ibu Susi mencuit hal seperti ini kepada presiden. Apalagi cuitan Pak JKW (Jokowi) tentang Vaksin Covid-19. Seolah ibu secara tidak langsung menuduh hate speech itu terkait dengan presiden. Ibu salah! Presiden tak ada hubungannya dgn itu, dan ibu bisa komunikasi dengan presiden lewat ajudan," balas dia.
Heran dan kesal dengan ucapan Ferdinand Hutahaean yang muncul tiba-tiba, Susi membalas, "What is your problem Pak [ada masalah apa Anda Pak]?".
Ferdinand Hutahaean kemudian justru mengatai Susi sebagai mantan menteri yang tak punya etika.
"My problem is, kecewa melihat mantan menteei tak punya etika kepada presidennya," tulisnya yang oleh Susi dijawab, "Excuse me [yang benar saja]!".
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?