Suara.com - Rabu Abu adalah hari pertama masa Pra-Paskah dalam liturgi tahun Gereja, Rabu (17/2/2021). Selain ditandai dengan penerimaan abu di dahi sebagai tanda pertobatan, Rabu Abu juga menjadi hari pertama puasa dan pantang umat Katolik.
Mengingat saat ini sedang pandemi Covid-19, aturan Rabu Abu menjadi sedikit berbeda, namun sama sekali tidak mengurangi maknanya. Vatikan telah merilis panduan Rabu Abu 2021 atau aturan puasa dan pantang selama masa pandemi.
Di dalam catatan tersebut juga diberikan arahan bagi para Imam agar membersihkan tangan, mengenakan masker, serta membagikan abu pada mereka yang datang menghampiri. Jika perlu Imam mendatangi umat yang berdiri di tempat mereka masing-masing.
Berlangsung Selama 40 Hari
Dikutip dari laman Komisi Kateketik Konferensi Wali Gereja Indonesia (Komkat KWI), Fransiskus Emanuel da Santo, seorang Sekretaris Komkat KWI mengatakan bahwa masa pertobatan akan diisi dengan puasa, pantang, matiraga, doa, dan amal kasih. Ini akan berlangsung selama 40 hari menjelang Paskah.
Melalui puasa, pantang dan juga matiraga, harapannya umat akan belajar melepaskan diri dari keterikatan duniawi dan kecenderungan-kecenderungan atas keinginan manusiawi yang tidak teratur dan tidak sejalan dengan kehendak Tuhan. Kemudian dapat menyesuaikan diri dan menjalani hidup dengan kehendak Tuhan, sehingga dapat bersatu dengan Tuhan dan sesama.
Berdampak pada Spiritual, Fisik, dan Sosial
Puasa, pantang, dan juga matiraga diharapkan akan membawa dampak baik spiritual, fisik, maupun sosial.
- Dampak spiritual: umat akan semakin dekat dengan Tuhan. Paguyuban atau persekutuan hidup dalam komunitas semakin berkembang dan terbuka sebagai paguyuban iman harap dan kasih. Sehingga umat diharapkan semakin kuat secara rohani.
- Dampak sosial: berpuasa diharapkan dapat membangkitkan kesadaran sosial, kepedulian, dan keprihatinan dalam kehidupan bersama. Ada kekuatan dan keteguhan untuk bersatu sehingga bisa memecahkan berbagai persoalan bersama.
- Dampak fisik: pengalaman rasa lapar turut membuat umat mengambil bagian dalam penderitaan orang lain. Dampak fisik yang dirasakan berarti umat turut merasa lemah, sehingga dapat meningkatkan kepekaan, kepedulian, dan juga keprihatinan sosial.
Aturan Puasa dan Pantang Rabu Abu 2021
Baca Juga: Link Live Streaming Rabu Abu 17 Februari 2021
Di tahun ini, masa Prapaskah atau puasa dan pantang akan dimulai pada Rabu Abu (17/2/2021) hingga Sabtu (3/4/2021). Aturan puasa dan pantang adalah sebagai berikut ini:
- Berpantang dan berpuasa pada Rabu Abu, 17 Februari dan Jumat Suci, 2 April 2021. Sedangkan pada hari Jumat lain-lainnya dalam Masa Prapaskah hanya berpantang saja.
- Semua yang sudah dewasa sampai awal tahun keenam puluh diwajibkan berpuasa. Yang disebut dewasa adalah mereka yang genap berumur delapan belas tahun. Puasa artinya: makan kenyang satu kali dalam sehari.
- Yang diwajibkan untuk berpantang adalah semua yang sudah berumur 14 tahun ke atas. Pantang yang dimaksud di sini adalah setiap keluarga atau kelompok atau perorangan memilih dan menentukan sendiri. Misalnya, pantang daging, pantang garam, pantang jajan, atau pantang rokok.
- Selain itu, umat diajak pula untuk mewujudkan pertobatan ekologis.
Selamat menjalankan puasa dan pantang Rabu Abu 2021 bagi seluruh umat yang akan merayakan Paskah.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru