Suara.com - Seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, hingga saat ini belum juga ditemukan. Pencarian sudah masuk hari kempat.
Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan bahwa tim SAR belum berhasil menemukan nelayan bernama Jawalia (58) pada hari ketiga upaya pencarian.
Sembilan orang dari Pos SAR Wakatobi dengan bantuan 12 orang nelayan setempat berusaha menemukan nelayan itu menggunakan perahu karet dan kapal nelayan.
Aris mengatakan bahwa keluarga korban dengan bantuan warga setempat telah berupaya mencari Jawalia namun tidak berhasil menemukannya, sehingga kemudian melapor kepada Pos SAR Wakatobi.
"Korban ini keluar melaut sejak 13 Februari 2021 pukul 20.00 WITA dengan menggunakan longboat di sekitar perairan Kaledupa, lalu pada Minggu pukul 04.00 WITA korban dihantam badai akibat angin kencang dan gelombang tinggi," kata Aris Rabu (17/2/2021).
Ia mengatakan bahwa jarak antara lokasi kecelakaan Jawalia dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 35 mil laut. Pada saat operasi pencarian daerah itu diliputi mendung. (Antara)
Berita Terkait
-
Warga Temukan Potongan Kaki Nelayan Hilang, Diduga Dimangsa Buaya
-
Nelayan Aceh Timur Hilang di Perairan Selat Malaka
-
Nelayan Hilang di Perairan Pulau Tabuhan Banyuwangi Ditemukan Selamat
-
Nelayan Hilang Terhempas di Perairan Pulau Tabuhan Banyuwangi
-
Nelayan Eret yang Sempat Hilang Ditemukan, Jasadnya Tersangkut Batu Karang
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang