Suara.com - Partai Gerindra mensyukuri dua menteri asal partai mereka, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjadi pembantu presiden yang kinerjanya paling memuaskan. Hal itu berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan Prabowo dan Sandiaga masing-masing menempati posisi pertama dan kedua.
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menilai pencapaian Prabowo dan Sandiaga dalam survei tersebut menandakan peran mereka yang optimal di dalam kabinet. Sehingga pencapaian sebagai dua menteri paling memuaskan, tidak sekadar karena nama besar Prabowo dan Sandiaga.
"Artinya kader-kader terbaik kami di partai Gerindra, dapat mengoptimalkan perannya di dalam kabinet. Sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat yang tercerminkan melalui survei tersebut," kata Kawendra saat dihubungi, Selasa (23/2/2021).
Untuk diketahui, dua bulan usai menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sejak 23 Desember 2020, politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno melejit menduduki nomor dua sebagai menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi.
Sandiaga berada di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang bertengger di nomor satu.
Hasil itu merupakan bagian dari survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyoal tingkat kepuasan atau evaluasi umum terhadap kinerja para menteri di Kabinet Indonesia Maju.
"Yang tingkat kepuasannya paling tinggi terhadap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, disusul Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, disusul Menteri Keuangan Sri Mulyani," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan membacakan hasil survei secara daring, Senin (22/2/2021).
Bukan cuma Sandiaga, Tri Rismaharini yang baru menjabat Menteri Sosial juga terlihat menduduki posisi empat di bawah Sri Mulyani. Tingkat kepuasan kinerja Risma melewati sejumlah nama yang sudah lebih dahulu menjabat sebagai menteri.
"Kemudian Menteri sosial Tri Rismaharini, diikuti kemudian oleh Pak Erick Tohir, Pak Mahfud dan seterusnya," kata Djayadi.
Baca Juga: Terkuat di Survei Kandidat Presiden, Partai Gerindra: Prabowo Tetap Spesial
Djayadi mengatakan hasil survei menyoal tingkat kepuasan terhadap menteri memang tidak terlepas dari pengaruh keterpopuleran dan keterkenalan nama menteri di kalangan masyarakat.
"Artinya menteri-menteri yang memiliki tingkat atau lebih banyak dibicarakan baik di media atau di tempat-tempat pembicaraan lainnya secara umum itu cenderung memperoleh kepuasan yang lebih tinggi di masyarakat dan seterusnya ini saya tidak bacakan," tutur Djayadi.
Adapun survei LSI tersebut diselanggarakan pada 25-31 Januari dengan melibatkan 1.200 responden, yang diambil secara tatap muka.
Responden yang diwawancarai adalah mereka yang sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah dengan multistage random sampling. Di mana margin of error 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
Survei Sebut Prabowo Kandidat Terkuat Presiden, Gerindra: Tak Perlu Jemawa
-
Terkuat di Survei Kandidat Presiden, Partai Gerindra: Prabowo Tetap Spesial
-
Survei LSI, Dua Menteri Gerindra Raih Peringkat Teratas Kepuasan Kinerja
-
Hasil Lengkap Survei Capres 2024: Prabowo Teratas, Ahok di Bawah Anies
-
Survei: Kerja Menhan Prabowo Subianto Memuaskan, Risma di Bawah Sandiaga
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar