'Momen penting untuk keadilan'
Selama 10 bulan persidangan, puluhan pria dan perempuan Suriah telah bersaksi tentang pelanggaran mengerikan yang mereka alami di pusat penahanan Al Khatib.
Pengadilan juga meninjau ribuan foto yang diselundupkan keluar Suriah oleh seorang petugas polisi, yang menunjukkan korban penyiksaan.
"Keputusan penting ini, melalui upaya luar biasa warga Suriah, adalah awal dari jalan menuju keadilan yang lebih penuh di Suriah," tulis Sara Kayyali, peneliti Suriah dengan Human Rights Watch, di Twitter.
Kristyan Benedict dari Amnesty International (AI) mengatakan, keputusan Koblenz adalah yang pertama dari jenisnya, dan "itu tidak akan menjadi yang terakhir."
"Ini momen penting untuk keadilan bagi warga Suriah," katanya.
"Rasa hormat yang besar kepada para penyintas, saksi, penyelidik, juru kampanye, dan pengacara Suriah yang telah menangani kasus ini."
Tersangka kedua diadili
Pengadilan terhadap Anwar R. masih berlangsung dan diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober tahun ini. Pria berusia 58 tahun itu adalah salah satu atasan Eyad A., dan juga ditangkap di Jerman pada tahun 2019. Dia menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan karena mengawasi penganiayaan tahanan di pusat penahanan Al Khatib antara tahun 2011 dan 2012.
Baca Juga: 1.250 Warga Indonesia Berangkat ke Irak dan Suriah Gegara Pengaruh Radikal
Dia dituduh mengawasi penyiksaan terhadap setidaknya 4.000 tahanan, yang mengakibatkan kematian sedikitnya 58 orang.
* Catatan editor: DW mengikuti kode pers Jerman, yang mendorong perlindungan privasi tersangka penjahat atau korban dan menahan diri untuk tidak menerbitkan nama lengkap dalam kasus tersebut. ap/hp (dw,ap,epd/afp)
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura