Suara.com - Tim kajian Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bentukan Kemenko Polhukam mengadakan pertemuan secara virtual dengan pihak terlapor terkait legislasi tersebut Senin (1/3/2021).
Pihak terlapor itu bakal memberikan masukan untuk kajian UU ITE yang dianggap mengandung pasal karet tersebut.
Ketua Tim Kajian UU ITE Sugeng Purnomo mengatakan pihak terlapor yang ikut dalam pertemuan virtual itu yakni Baiq Nuril, Saiful Mahdi, Dandhy Dwi Laksono, Ahmad Dhani Prasetyo, Bintang Emon, Singky Soewadi dan Diananta Putra Sumedi.
Sementara kalangan pelapor terkait UU ITE juga ikut dalam pertemuan tersebut. Mereka adalah Muannas Al Aidid dan Ade Armando.
"Hari ini sesuai jadwal yang telah disepakati oleh tim, kami akan mengundang beberapa narasumber yang berasal dari latar belakang yang beragam. Mereka adalah orang-orang yang pernah memiliki pengalaman sebagai terlapor maupun sebagai pelapor di kasus yang terkait dengan U ITE," ujar Sugeng di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (1/3/2021).
Pertemuan perdana itu dilakukan secara daring dan terbagi menjadi dua sesi pertemuan.
Untuk hari ini, pihak terlapor yang ikut adalah Baiq Nuril, Bintang Emon, Dandhy Dwi Laksono dan narasumber lainnya sekitar 8 hingga 9 orang.
Dikarenakan jumlah terlapor dan pelapornya cukup banyak, maka pertemuan akan dilanjutkan dengan sesi kedua pada esok hari.
Sugeng menjelaskan bahwa masukan dan pandangan yang diberikan oleh narasumber nantinya akan digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi tim, baik untuk sub tim I yang akan menghasilkan panduan, maupun bagi sub tim II yang akan mengkaji kemungkinan revisi.
Baca Juga: Kominfo Bentuk Komite Etika Berinternet
Selain melibatkan beberapa narasumber dari berbagai klaster seperti pelapor dan terlapor, aktivis atau praktis atau masyarakat sipil, akademisi, pers dan lain-lain, Tim Kajian UU ITE juga membuka Hotline bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan melalui email di KajianUUITE@polkam.go.id dan SMS/WhatsApp di 082111812226.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan