Suara.com - Seorang juru bicara Perdana Menteri Jepang akan mengundurkan diri setelah sempat menghadiri makan malam mewah yang diadakan oleh putra Yoshihide Suga.
Menyadur Straits Times, Senin (1/3/2021) Makiko Yamada, juru bicara utama Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, akan mengundurkan diri setelah dia dan birokrat senior lainnya ditegur karena menghadiri makan malam mahal yang diselenggarakan oleh putra Suga.
Yamada akan mengajukan pengunduran dirinya pada Senin (1/3), juru bicara pemerintah Jepang, Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan kepada wartawan.
Pemerintahan Yoshihide Suga telah menghadapi kemarahan publik setelah majalah mingguan Shukan Bunshun bulan lalu melaporkan bahwa putra tertua Suga, Seigo Suga, mengundang sejumlah pejabat dalam jamuan makan malam mewah.
Seigo Suga merupakan seorang eksekutif di sebuah perusahaan film ternama di Jepang.
Dalam acara makan malam mewah tersebut datang juga Sekretaris Hubungan Masyarakat Kabinet yang dipegang oleh Makiko Yamada.
Undang-Undang Etika Pegawai Negeri Sipil Jepang melarang pegawai pemerintah menerima hadiah atau hiburan dari perusahaan atau individu yang terlihat menjilat.
Beberapa laporan media lokal juga mengatakan bahwa Yamada saat ini sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatannya.
Itu berarti Yamada akan melewatkan rapat komite parlemen pada hari Senin di mana oposisi akan menanyainya tentang makan malam dengan Seigo Suga pada tahun 2019, ketika dia menjadi pejabat di Kementerian Urusan Internal dan Komunikasi.
Baca Juga: Pemasok Suku Cadang Rem Asal Jepang Menyatakan Telah Palsukan Data
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru