Gordy mengatakan dia diuji penyakit menular seksual "dua atau tiga kali setahun" dan berencana untuk melakukan perjalanan ke London akhir tahun ini setelah dihubungi oleh seorang wanita lajang yang menginginkan anak.
"Saya merasa; 'Ayo selesaikan'. Saya mendapat perjalanan gratis ke Inggris, Anda mendapatkan hadiah bayi - menang, menang untuk semua orang," kata Gordy.
"Tentu saja, saat aku di sana, aku akan menyumbang untuk wanita lain." sambungnya.
Gerakan Gordy tersebut bukan tanpa kritik, sebuah badan amal Inggris yang mendukung orang-orang yang terkena masalah kesuburan telah mendesak Facebook untuk melarang kelompok tertentu yang memfasilitasi donasi sperma melalui situs media sosial.
Lembaga amal Fertility Network Inggris mengatakan bank sperma di Inggris "diatur dengan sangat baik" dan memperingatkan bahwa pria yang menawarkan sumbangan sperma melalui media sosial mungkin tidak menjalani pemeriksaan kesehatan yang diperlukan.
Kepala eksekutif Fertility Network, Gwenda Burns, juga mengatakan dia memiliki "keprihatinan besar" tentang pria yang telah menawarkan donasi sperma secara online untuk berhubungan seks dengan wanita yang menghubungi mereka.
"Risiko potensial lebih besar daripada keuntungan yang mereka pikir mungkin datang dari menempuh rute itu. Menurutku semuanya benar-benar memprihatinkan." katanya kepada Sky News.
Sementara itu, Otoritas Fertilisasi dan Embriologi Manusia (HFEA), yang mengatur klinik kesuburan di Inggris, memperingatkan bahwa menyumbangkan sperma dari klinik berlisensi "dapat membawa risiko signifikan yang dapat berdampak pada semua orang yang terlibat".
"Di Inggris, klinik berlisensi diperlukan untuk menyaring dan menguji sperma untuk berbagai penyakit dan penyakit genetik yang bahkan mungkin terlewatkan oleh donor yang tidak diatur secara hati-hati, menempatkan ibu dan bayi dalam risiko," jelas HFEA kepada Sky News.
Baca Juga: Gabriel Jesus Cetak Brace, Manchester City Gilas Wolves 4-1
"Klinik juga memastikan bahwa donor terdaftar hanya dapat digunakan hingga 10 keluarga untuk menghindari terlalu banyak saudara kandung yang terkait secara genetik.
"Itulah mengapa kami selalu mendorong donor sperma dan pasien untuk menggunakan klinik berlisensi, di mana masalah ini ditangani untuk mereka, dan di mana kesejahteraan anak selalu menjadi perhatian utama." jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur
-
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele