Suara.com - Sebuah mobil Pajero Sport terlibat kecelakaan hingga menewaskan satu penumpamg Bedman Sianipar (46). Korban tewas setelah mobil bernomor polisi BK 705 JS menyeruduk bagian belakang sebuah truk kontainer di jalur tol di Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Selasa (2/3/2021).
Kasatlantas Polres Deliserdang Kompol SL Widodo seperti dikutip dari Digtara.com--media jaringan Suara.com, Rabu (3/3/2021) mengatakan peristiwa terjadi pukul 07.05 Wib. Tepatnya di Jalan Tol Tebingtinggi – Medan KM 30.300.
Ia menjelaskan, mulanya mobil Pajero Sport bernomor polisi BK 705 JS datang dari arah Kota Tebingtinggi menuju Amplas, Medan. Mobil Sport itu dikendarai Krismanto Munthe (39) dan korban Bedman Sianipar.
“Sesampainya di tempat kejadian Mobil Pajero menabrak bagian belakang sebelah kanan dari mobil (truk) yang di depannya hingga kecelakaan tidak bisa dihindarkan,” ucapnya.
Usai kejadian sopir truk melarikan diri, sementara penumpang Pajero, Bedman mengalami luka berat dan tewas saat akan dibawa ke Rumah Sakit.
“Dia mengalami luka robek di kepala, luka robek di bibir, luka memar di mata kiri dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RSU Mitra Medika Amplas,” ujar Widodo.
Sedangkan sang sopir Krismanto Munthe hanya mengalami luka ringan. Lalu untuk penyebab kecelakaan, kata Widodo, diduga karena kelalain Krismanto.
“Saat mengemudi mobil dia kurang hati-hati, tidak mengamati dan tidak konsentrasi serta tidak menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depannya, sehingga terjadi kecelakaan,” sebutnya.
Baca Juga: Truk Terbalik di Pesisir Selatan, Begini Kondisi Sopirnya
Berita Terkait
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus