News / Nasional
Rabu, 03 Maret 2021 | 14:08 WIB
Ilustrasi perubahan iklim. [Shutterstock]

Suara.com - ABB telah menerbitkan buku putih yang mengungkapkan potensi peningkatan efisiensi energi secara signifikan dalam industri dan infrastruktur yang dipelopori oleh sistem motors dengan tingkat efisiensi tinggi terbaru yang dilengkapi variable speed drive.

ABB menghimbau pemerintah dan industri untuk mempercepat penggunaan teknologi tersebut dalam mendukung pengurangan dampak perubahan iklim (2/03/21).

Menurut Badan Energi Internasional (IEA), industri menyumbang 37% dari total penggunaan energi global, dimana 30% diantaranya dikonsumsi oleh gedung-gedung bertingkat.

Walaupun tidak disadari, sistem motor elektrik dan variable speed drives yang memungkinkan pengoperasian optimal, telah hadir dan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.

Keduanya menggerakkan beragam rangkaian aplikasi yang mendasari cara hidup masyarakat modern, mulai dari pompa industri, kipas dan konveyor untuk industri manufaktur, sistem propulsi untuk transportasi hingga kompresor untuk peralatan listrik dan sistem pemanas, ventilasi serta pendingin udara di dalam gedung.

Teknologi motors dan drives telah mengalami kemajuan pesat selama satu dekade terakhir, dilengkapi desain inovatif yang memungkinkan terciptanya efisiensi energi secara signifikan.

Namun, sejumlah besar motor elektrik industrial yang menggerakkan sistem pada industri yang beroperasi dewasa ini, mencakup 300 juta wilayah di seluruh dunia tidak cukup efisien atau mengkonsumsi energi melebihi kebutuhan sehingga mengakibatkan pemborosan energi besar-besaran.

Hasil riset independen memprediksi jika sistem yang digunakan saat ini diganti dengan peralatan dengan tingkat efisiensi energi optimal, konsumsi listrik global dapat dipangkas hingga 10%.

Hal ini juga akan menyumbang lebih dari 40% pengurangan emisi gas rumah kaca untuk memenuhi target iklim 2040 yang ditetapkan Perjanjian Paris.

Baca Juga: Para Peneliti Ungkap Penyebab Perubahan Iklim di Kutub Utara

“Efisiensi energi industri memiliki kapasitas tunggal terbesar untuk memperlambat dampak perubahan iklim. Hal ini pada dasarnya merupakan solusi iklim dunia,” jelas Presiden ABB Motion Morten Wierod ditulis Rabu (3/3/2021).

“Bagi ABB, keberlanjutan adalah bagian penting dari tujuan perusahaan dan nilai yang kami ciptakan untuk semua pemangku kepentingan. Sejauh ini, dampak terbesar yang kami hasilkan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca adalah melalui teknologi terdepan yang mengurangi penggunaan energi pada industri, bangunan, dan transportasi. Berbagai langkah telah diambil untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik dan sumber energi terbarukan. ABB yakin bahwa inilah saatnya melakukan hal yang sama terhadap teknologi industri demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan ekonomi global," kata Morten Wierod.

“Pentingnya peralihan industri dan infrastruktur ke sistem drives dan motors hemat energi tersebut berperan penting dalam kehidupan masyarakat yang berkelanjutan,” lanjut Morten Wierod.

Mengingat 45% konsumsi listrik dunia digunakan untuk menggerakkan motor elektrik pada gedung dan aplikasi industri, investasi dan pengkinian teknologi dan sistem akan menghasilkan efisiensi yang sangat besar.

ABB melakukan kajian reguler terhadap dampak mesin berefisiensi tinggi dan mendukung efisiensi energi global. Tahun 2020 merupakan tahun penghematan listrik.

Pada tahun 2023, sistem motors dan drives ABB diperkirakan memungkinkan pelanggan di seluruh dunia untuk menghemat sebanyak 78 terawatt-jam listrik lebih banyak per tahun. Angka tersebut hampir sama dengan konsumsi tahunan Belgia, Finlandia atau Filipina dan melebihi total konsumsi tahunan Chile.

Load More