Suara.com - Sejumlah relawan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bertugas sebagai kontak tracer Covid-19 mengeluh honor belum dibayar oleh pemerintah.
Mereka memenuhi kolom komentar media sosial BNPB dengan berbagai keluhan, ada yang honornya belum dibayar tiga bulan bahkan lebih.
Salah satu relawan tracer yang enggan disebutkan namanya bercerita sejak bergabung menjadi relawan di BNPB pada Januari 2021 hingga saat ini belum mendapatkan honor sama sekali.
"Dulu kami dijanjikan diusahakan tanggal 1 Maret uang sudah turun dari pihak BNPB-nya, setelah itu mengeluarkan lagi surat dinyatakan disitu kalau gaji bakal turun kalau enggak tanggal 1-7 maret, itu kan sudah bohong lagi kan," ungkapnya kepada Suara.com, Kamis (4/3/2021).
Mereka ditugaskan untuk memantau perkembangan setiap pasien Covid-19 yang isolasi mandiri, mencari rujukan rumah sakit dan tempat karantina terpusat untuk pasien yang tidak bisa isolasi mandiri, dan melakukan tracing kepada kontak erat atau suspect.
"Kan kita juga capek, pakai uang bensin sendiri, pakai kuota sendiri, melayani pasien 24 jam, kita panas-panasan pakai APD, kita bisa terpapar, termasuk saya juga pernah terpapar, kita juga ada yang ngekos," ucapnya.
Dia menuturkan, sebelum keluhan ini disampiakan ke media sosial, mereka sudah pernah mengeluh ke koordinator relawan, namun belum ada jawaban pasti kapan honor akan cair.
"Ini kontak tracer yang kerja itu ratusan, tapi malah mau merekrut gelombang ketiga, sedangkan kita saja belum digaji, kan bingung ya, keuangan saja enggak ada mau rekrut gimana, kita koar-koar di BNPB juga enggak digubris," tuturnya.
Dia tidak bisa memastikan ini terjadi di semua kontak tracer nasional atau tidak, namun ia sudah mendapatkan keluhan yang sama dari rekannya di sekitar Jawa Barat.
Baca Juga: Muncul Varian B117 dan B1351, Ahli Mikrobiologi: Daya Tular Lebih Cepat
"Nah waktu aku bikin di twitter itu ada yang dari Bogor dan Bekasi, kayaknya emang keseluruhan kontak tracer belum dibayar, kami nakes ada bidan, perawat, gizi," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja