Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberi kejutan kepada Mbah Bisanto (64) dan istrinya, Sumaryanti. Mereka adalah pemilik rumah yang dulu ditempati Ganjar, selama ia belajar di Yogya sejak SMA sampai kuliah.
Gubernur Jateng ini mengunjungi mereka. Di sudut ruangan kecil berukuran 3 x 2 meter, yang sekarang berubah menjadi gudang itu, pernah ada seorang anak kampung kelahiran Tawangmangu, Karanganyar, yang kini menjadi orang nomor satu di Jateng.
"Ya Allah, ngimpi opo aku om Ga (panggilan akrab ke Ganjar). Ayo mlebu (mari masuk)," kata Sumaryanti, menyapa Ganjar sambil berkaca seolah tak percaya, orang yang ada di hadapannya adalah Ganjar Pranowo.
Tak berapa lama, ketiganya terlibat obrolan yang sangat gayeng. Kenangan-kenangan zaman dulu langsung mencuat saat pertemuan itu terjadi. Apalagi saat Ganjar melihat kamar yang dulu ia tempati.
Ganjar yang mengajak putra semata wayangnya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, nampak senyum-senyum sendiri mendengar cerita-cerita tempo dulu dari mbah Bisanto dan istrinya. Kepada Alam, yang juga baru masuk di Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun ini, Ganjar juga menunjukkan kamar yang dulu ia tempati.
"Dulu itu kamar ayah, masih sama persis tidak berubah. Hanya dulu tidak dicat, sekarang sudah dicat," kata Ganjar menunjukkan.
"Mas Alam kosnya di mana? Kalau belum dapat kos, tinggal di sini saja," timpal Sumaryanti.
Selain kamar kos berukuran 2 x 3 meter yang masih berdiri sampai saat ini, kenangan Mbah Bisanto dan Sumaryanti pada sosok Ganjar masih sangat membekas. Keduanya ingat betul kehidupan Ganjar muda saat tinggal di rumahnya, hampir sekitar empat tahun. Sosok Ganjar, muda menurut keduanya, adalah anak yang nerimo dan prihatin.
Hampir setiap hari, Ganjar jalan kaki dari tempat kos-kosannya itu sampai ke jalan raya yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer. Dari jalan raya itu, Ganjar melanjutkan dengan naik angkutan umum ke sekolah atau ke kampusnya.
Baca Juga: Viral Video Ganjar Pranowo Sebut Baju Dinas Wali Kota Gibran Belum Dicuci
"Anaknya baik sekali, saya ngalem (memuji) bukan karena sekarang jadi Gubernur, tapi memang anaknya dari dulu prihatin tenan. Anaknya nerimo, jadi kalau mau berangkat kuliah jalan kaki dari rumah, terus naik colt kampus (angkutan kampus). Nrimo lan prihatin sekali anaknya," kenang Mbah Bisanto.
Makanan sehari-hari Ganjar lanjut keduanya juga tidak aneh-aneh. Zaman dulu, makanan kesukaan Ganjar adalah sambal korek dan lele goreng.
"Itu saja sudah, ndak neko-neko makanannya," timpal Sumaryanti.
Mbah Bisanto dan Sumaryanti tak menyangka, anak yang dulu tinggal di rumahnya dengan kehidupan sehari-hari yang prihatin, kini jadi orang sukses. Ganjar kini jadi Gubernur Jateng dan menjadi tokoh ternama di Indonesia.
"Ya mboten nyongko (tidak menyangka). Tapi kalau dilihat dari silsilah keluarganya, Om Ga itu dari keluarga terdidik. Itu sekeluarga pinter-pinter semuanya," kata mbah Bisanto.
Meski sekarang sudah jadi orang sukses, hal yang membuat Mbah Bisanto bangga adalah sikap Ganjar yang tidak berubah. Ia tetap seorang Ganjar yang tidak sombong lan besar hati.
Berita Terkait
-
Kanal Aduan Masyarakat via Media Sosial, Warga Jateng Beri Respon Positif
-
Virus B117 Muncul di Brebes, Ganjar Perpanjang PPKM Mikro
-
Ganjar Pastikan Kontak Erat TKI Pembawa Virus B117 Sudah Diisolasi
-
Muncul Virus B117, Pemprov Jateng Antisipasi Kedatangan TKI
-
Sudah Terima Vaksin Covid-19, Ganjar Minta Protokol Kesehatan Diterapkan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin