Merasa perlu mengadakan kongres untuk perempuan, Clara Zetkin menyelenggarakan Kongres Perempuan Sosialis Internasional pada 1907. Lalu 1920-1933, Zetkin diangkat menjadi pengurus-pengurus komintern. Dirinya juga mengelola newsletter Die Kommunistin.
Clara Zetkin tak hanya berkutat di wilayah Jerman dan Eropa. Ia mendirikan komite perempuan komunis di berbagai negara.
Zetkin juga mempertemukan semuanya pada kongres untuk membahas isu perempuan pekerja serta kesejahteraan sosial bagi ibu dan anak. Alasan Zetkin getol menyuarakan isu kesetaraan perempuan karena ia merasa perempuan berhak mengerti bentuk-bentuk penindasan yang terjadi di ruang privat dan publik.
Gagasan itu disetujui oleh banyak pihak di seluruh dunia. Lalu dalam Konferensi Perempuan Sosialis II di Kopenhagen ditetapkan 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional atau Hari Perempuan Sedunia.
Clara Zetkin meninggal dunia di Arkhangelskoye, Moskow dalam usia 76 tahun. Ia meninggal saat diasingkan karena setahun sebelumnya ketika Clara menjadi anggota Parlemen, ia mengecam kebijakan Adolf Hitler dan Partai Nazi.
Jadi sekarang kalian sudah tahu siapa itu Clara Zetkin, pencetus Hari Perempuan Internasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia